Breaking News
_
Home / Warta / Politik / DPR Sahkan Revisi UU MD3 Terkait Penambahan Kursi Pimpinan MPR
Gedung MPR/DPR. (Foto Okezone)

DPR Sahkan Revisi UU MD3 Terkait Penambahan Kursi Pimpinan MPR

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan revisi Undang-undang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) atau UU No 2 tahun 2018 yang mengatur soal pimpinan MPR. Pengesahan itu dilangsungkan dalam Papat Paripurna ke-8 Tahun Sidang 2019-2020.

Awalnya Wakil Ketua Badan Legislasi DPR, Totok Daryanto menyampaikan laporannya terkait kesepakatan DPR dan Pemerintah soal penyesuaian jumlah pimpinan MPR.

Setelah itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah selaku pimpinan rapat paripurna menanyakan persetujuan anggota dewan yang hadir.

“Apakah bisa kita sepakati revisi UU MD3 untuk diambil keputusan di sidang terhormat ini? Apakah revisi UU MD3 bisa disepakati menjadi UU?” ucap Fahri di ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019).

“Setuju,” jawab seluruh anggota di ruang rapat.

Sementara, perwakilan dari Pemerintah yakni Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjelaskan, alasan UU tersebut direvisi demi terwujudnya keseimbangan politik.

“Perubahan yang simaksud untuk sesuai sila keempat untuk menjaga keseimbangan dan konstitusi guna memperkuat sistem politik yang demokratis,” ujar Tjahjo.

Pemerintah turut mengucapkan terima kasih kepada pimpinan DPR dan badan legislasi DPR atas adanya kesepakatan dalam revisi UU MD3 tersebut.

“Untuk mewakil presiden, telah bersama-sama untuk melakukan pembahasan tentang perubahan ketiga tentang MD3, pada kesempatan ini kami Pemerintah telah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPR, khususnya badan legislasi atas persetujuan dan pandangannya, sehingga bisa mencapai persetujuan bersama,” ujarnya.

适适

Atas revisi UU ini, jumlah pimpinan MPR akan diubah jumlahnya. Sebelumnya pimpinan MPR diisi oleh 5 orang, kini resmi menjadi 10 orang. Kesepakatan itu sebelumnya sudah diambil dalam rapat Baleg pada Jumat 13 September 2019.

Check Also

Pelajar Alami Depresi Tinggi di Indonesia, Apa Sebabnya?

Waspada.co.id – Indonesia memiliki prevalensi diagnosis depresi sebesar 6,1 persen, mirisnya sebanyak 91 persen penderita ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.