_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / DPR Apresiasi KSAD Pertahankan Enzo Allie sebagai Taruna Akmil
KSAD Jenderal Andika Perkasa. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)

DPR Apresiasi KSAD Pertahankan Enzo Allie sebagai Taruna Akmil

JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, mengapresiasi langkah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa yang tetap mempertahankan Enzo Zenz Allie (18) sebagai taruna di Akademi Militer (Akmil).

Seperti diketahui, Enzo yang merupakan blasteran dari ayah berkewarganegaraan Prancis dan ibunya WNI sempat menjadi perbincangan usai videonya yang berbincang dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berbahasa Prancis. Tak lama kemudian, beredar foto diduga Enzo tengah membawa bendera yang terkait Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi yang dilarang di Indonesia.

Abdul Kharis mengatakan, Akmil merupakan lembaga terakreditasi dan terhormat serta hanya menerima putra-putri terbaik bangsa. Ia yakin lembaga tersebut sangat profesional dan memiliki kredibilitas.

Abdul Kharis mengajak masyarakat untuk menyudahi polemik Enzo Zenz Allie agar. Itu karena ia yakin Akmil merupakan lembaga terakreditasi yang profesional serta hanya putra-putri terbaik bangsa yang bisa masuk kawah candradimuka tersebut.

“Sudahi polemiknya. Kita kawal putra dan putri terbaik yang lolos agar kelak menjadi prajurit TNI yang profesional, berintegritas, cinta Pancasila dan NKRI. Saya apresiasi langkah KSAD dan dukung terus langkah TNI,” ujar Kharis kepada wartawan, Rabu (14/8/2019).

Dia meminta semua pihak mempercayakan semua proses terkait Taruna Akmil kepada TNI. Belajar dari kasus Enzo, jika ada kabar yang belum diketahui kebenarannya, alangkah baiknya tak langsung dipermasalahkan terlebih dahulu.

“Ini misal saja ya, ada Taruna telah memenuhi syarat untuk menjadi taruna Akmil di Magelang, WNI dan telah lolos syarat baik dari tes fisik mau pun psikologi, lalu anak ini lagi jalan ke toko buku lalu foto bersama buku Marxisme dia upload ke media sosial, apa lantas dia kita katakan komunis yang jelas dilarang atau kita akan terus makan itu hasutan dan provokasi di media sosial. Seharusnya kan tidak. Percayakanlah bahwa TNI pasti lakukan yang terbaik,” katanya.

Check Also

Menpan RB: Pekerja Honorer Tak Dapat THR dari Negara

JAKARTA, Waspada.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin, mengatakan guru ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.