_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Dorong Ekspor, Kemendag Bentuk INATRIMS dan CSC
merdeka.com

Dorong Ekspor, Kemendag Bentuk INATRIMS dan CSC

JAKARTA, WOL – Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Widodo menggembleng ratusan pengusaha Indonesia agar semakin tangguh meningkatkan ekspor ke Uni Eropa dan Tiongkok.

“Pengusaha Indonesia harus lebih memahami strategi ekspor ke Uni Eropa dan Tiongkok agar ekspor nasional makin meningkat,” tegas Widodo dalam keterangan tertulis.

Salah s atu upaya mendorong peningkatan ekspor melalui INATRIMS (Indonesia Technical Requirements Information System).

INATRIMS didedikasikan untuk membantu eksportir Indonesia dalam mengakses persyaratan teknis negara tujuan ekspor ke Uni Eropa dan Tiongkok.

“Direncanakan pada 2015 ini INATRIMS dikembangkan juga untuk negara Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Korea Selatan,” tambah Widodo.

INATRIMS dikembangkan bersama delapan kementerian/lembaga, yaitu Kemendag, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Standardisasi Nasional (BSN), Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dimana Kemendag merupakan koordinatornya.

Widodo menjelaskan, INATRIMS merupakan portal berbahasa Indonesia yang berisi persyaratan dan regulasi teknis negara tujuan ekspor. INATRIMS lahir dari implementasi salah satu bantuan Uni Eropa melalui Trade Support Program II (TSP II) pada 2009.

Melalui TSP II, Uni Eropa membantu memfasilitasi ekspor Indonesia ke pasar internasional, meningkatkan infrastruktur mutu ekspor, dan meningkatkan keberterimaan produk Indonesia di pasar internasional yang salah satunya ialah program pembangunan sistem informasi tentang persyaratan dan regulasi teknis negara tujuan. Program tersebut kemudian diwujudkan dengan INATRIMS yang dapat diakses di http://inatrims.kemendag.go.id tanpa dikenakan biaya.

Selain INATRIMS, Kemendag juga memiliki Customer Service Center (CSC) yang dibentuk sebagai pelayanan terpadu untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memperoleh berbagai informasi perdagangan ekspor. Layanan tersebut seperti informasi layanan konsultasi bisnis, informasi pameran, dan pelatihan, serta business matching dan pendampingannya.

Melalui berbagai kemudahan yang disiapkan Kemendag, Widodo mengharapkan pelaku usaha dapat memanfaatkannya guna meningkatkan akses terhadap persyaratan standar dan peraturan teknis negara tujuan ekspor yang akhirnya dapat mendorong peningkatan ekspor.(hls/data1)

Check Also

Hani: Kopi Sumut Diminati Pasar Internasional

BERASTAGI, Waspada.co.id – Kopi Arabika asal Sumatera Utara merupakan komoditi yang terkenal dengan kualitas dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.