Breaking News
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Diusulkan Bentuk Densus Tipikor, Kapolri Nyatakan Siap
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (Foto: Antara)
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (Foto: Antara)

Diusulkan Bentuk Densus Tipikor, Kapolri Nyatakan Siap

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan kesiapannya untuk membentuk Densus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) asalkan mendapatkan dukungan dari Komisi III DPR.

“Kalau ditanya apakah Polri siap, dari anggota Polri yang tersebar di seluruh Indonesia saya kira sangat siap. Kita memiliki Polda di seluruh provinsi, memiliki Polres hingga Kamtibnas, saya kira kalau seluruh anggota dikerahkan akan siap,” kata Tito saat kesimpulan rapat dengan Komisi III, Selasa 23 Mei 2017 kemarin.

Meski begitu, Tito tetap meminta dukungan Komisi III DPR RI terkait pengusulan anggaran operasional jika memang nantinya Densus Tipikor terbentuk. Salah satu anggaran adalah menyangkut gaji khusus kepada polisi bertugas di Densus Tipikor.

“Namun perlu dukungan penganggaran di kepolisian. Kesejahteraan mereka perlu ditingkatkan dan gaji khusus,” harapnya.

Tito mengungkapkan, sistem anggaran antara KPK dan Polri berbeda saat proses penyelidikan suatu kasus korupsi. Di KPK, lanjut Tito, setiap penanganan kasus mulai dari penyelidikan hingga penyidikan dibiayai oleh APBN.

“Kalau bisa dengan sistem berapa pun biayanya yang dipakai dalam penyelidikan akan dibiayai negara,” tuturnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi III dari Fraksi Gerindra Wenny Warouw mengusulkan Polri membentuk Densus Tindak Pidana Korupsi untuk memaksimalkan penyidikan tindak pidana korupsi.

“Jadi kita kembalikan kepada Kapolri, benahi strukturmu, bentuk suatu organisasi khusus dalam rangka antisipasi untuk melaksanakan penyidikan tindak pidana korupsi,” kata Wenny.

Wenny membantah pembentukan ini akan memperlemah kerja KPK. Ia beralasan intitusi Polri dinilai tidak efektif dalam memberantas praktik rasuah, namun ia tetap meyakini Polri saat ini telah mampu berkontribusi memerangi korupsi.

“Tidak. Kalau polisi kuat kan balik dong, kan dulu karena polisi tidak kuat, itu ke KPK. Sekarang polisi sudah kuat, masa itu lembaga ad hoc mesti dipertahankan, gitu loh pemikirannya,” pungkasnya.

Check Also

Jaksa Agung HM Prasetyo (Foto: Okezone)

Prasetyo Tetap Tak Ingin Densus Tipikor Satu Atap Dengan Kejagung

JAKARTA, WOL – Jaksa Agung M. Prasetyo mengaku setuju dengan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.