Home / Warta / Mancanegara / “Diplomasi Pancake” Ala Xi Jinping & Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping melakukan diplomasi "Pancake" dengan membuat kue pancake bersama-sama di sela acara Forum Ekonomi di Vladivostok, Rusia hari Selasa (11/9). (Reuters)

“Diplomasi Pancake” Ala Xi Jinping & Putin

VLADIVOSTOK, Waspada.co.id – PRESIDEN Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping mengadakan pertemuan mendadak di sela-sela Russian economic forum. Kali ini keduanya tidak hanya membicarakan isu ekonomi dan politik internasional, mereka justru membuat olahan pancake ‘mewah’ di kawasan Far East Street.

Tempat ini memang tengah mengadakan sebuah pameran ekonomi dan budaya, termasuk menjajakan berbagai hidangan lezat. Nah, malam tadi, Selasa 12 September 2018, Putin mengundang Xi Jinping untuk membuat olahan pancake dengan taburan caviar pada toppingnya.

Dilansir dari Strait Times, Rabu (12/9), dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Putin dan Xi tampak asyik menuangkan adonan dan membalikkannya seperti juru masak profesional. Penampilan mereka bahkan semakin terlihat ciamik dengan balutan celemek berwarna biru bertuliskan “Russian Fish”.

Sesaat setelah adonan pancake matang, keduanya langsung membawa hidangan tersebut ke sebuah meja yang telah dipenuhi berbagai jenis makanan pelengkap. Mulai dari potongan tentakel gurita, irisan daging ikan salmon, crabstick, keju, dan tentu saja semangkuk caviar berwarna hitam nan menggoda.

Baca: Rusia dan China akan Pakai Mata Uang Sendiri dalam Perdagangan

Untuk menu kali ini, Putin dan Xi memilih caviar sebagai toppingnya. Setelah menaburkan caviar di atas pancake, keduanya terlihat menggulung hidangan tersebut dan langsung menyantapnya. Melengkapi momen makan malam itu, Putin dan Xi bersulang menggunakan segelas vodka yang diketahui merupakan salah satu tradisi warga Rusia.

Sejumlah pihak berasumsi bahwa kegiatan yang dilakukan Putin dan Xi ini adalah salah satu bentuk diplomasi guna mempererat hubungan kedua negara. Pasangan itu memang sering dipuji berkat kedekatannya. Dalam sebuah wawancara, Xi Jin Ping mengatakan, “hubungan persahabatan kami semakin kuat seiring berjalannya waktu,”.

Dalam pertemuan ini, Rusia dan China berencana lebih sering menggunakan mata uang negara mereka sendiri dalam transaksi perdagangan sementara hubungan Rusia dengan Barat memburuk.

Menurut Putin, itu akan “meningkatkan stabilitas bank-bank yang melayani operasi ekspor dan impor selagi ada risiko di pasar global.”

Usut punya usut, ini bukan kali pertama para pemimpin negara itu terlihat mengolah makanan berbahan dasar adonan. Saat melakukan kunjungan ke China, Putin juga sempat diundang oleh Xi untuk membuat hidangan khas Negeri Tirai Bambu. (voa/okz/data2)

Check Also

Putin Ingin Bertemu Trump Bahas Perjanjian Nuklir

MOSKOW, Waspada.co.id – Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan kepada Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: