_
Home / Warta / Politik / Demokrat tak akan seperti Golkar dan PPP
indopolitika.com

Demokrat tak akan seperti Golkar dan PPP

WASPADA ONLINE

JAKARTA – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih memiliki kans besar di Partai Demokrat. Sebab DPC, DPD dan DPP masih mendukung SBY menjabat sebagai ketua umum periode 2015-2020.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Hermanto mengatakan, SBY masih diinginkan bisa menjabat kembali sebagai ketua umum. Sebab dikatakannya para kader-kader Partai Demokrat masih belum melihat sosok yang bisa mengantikan dan juga SBY.

“Ini kan dulu mas Anas Urbaningrum jadi ketua umum dan kemudian digantikan oleh Pak SBY. Nah mulai dari itu belum ada sosok yang seperti Pak SBY,” ujar Agus kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (21/3).

“Dan Pak SBY sendiri sudah mendapat dukungan sebsar 80 persen dari DPD, DPC dan DPP,” tambahnya.

Rumor yang beredar jika SBY terpilih lagi sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, kemungkinan partai berlogo bintang mercy tersebut bisa mengalami perpecahan. Pasalnya tokoh-tokoh lain tidak diberi kesempatan ingin bertanding dalam kompetisi pemilihan calon ketua umum Partai Demokrat.

Dengan melihat itu, Agus mengatakan kemungkinan terjadi perpecahan amatlah kecil, pasalnya sebanyak 80 persen kader masih menginginkan SBY menjabat lagi.

“Menurut kami itu mustahil sekali, kalaupun ada peluangnya akan sangat kecil. Dan Partai Demokrat akan pecah itu sesuatu yang tidak mungkin, karena digagas dan besar karena Pak SBY,” katanya.

Mantan Ketua Komisi X DPR juga mengaku, Partai Demokrat tidak pernah mengarahkan penyelenggaran kongres nanti akan berjalan aklamasi dengan SBY sebagai pemenang. Sebab dikatakannya, mayoritas kader masih menginginkan mantan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) jadi orang nomor satu di Partai Demokrat.

“Ini kan sudah mendapat dukungan 80 persen, dalam aturan kalau diatas 70 persen maka calon-calon lain tidak bisa maju dan otomatis akan gugur,” ungkapnya.

Oleh karenanya, calon-calon yang ingin mencalonkan menjadi ketua umum Partai Demokrat diharapkan bisa berbesar hati, dengan mayoritas keinginan kader-kader tersebut. Serta tidak perlu saling berusaha semaksimal mungkin menjadi ketua umum, atau dengan mengunakan cara-cara kotor.

“Buat apa kita dorong-dorong kalau memang SBY yang tetap dipilih, itu kan sama saja dorong tembok. Lebih baik bita bersatu menyelesaikan kongres, toh nanti juga mereka dapat jabatan di juga partai,” tuntasnya.
(dat06/okz)

Check Also

SBY Gelar Rapat Pengurus dan Majelis Tinggi Partai, Kemana Arah Demokrat ?

JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menggelar rapat bersama dengan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.