Breaking News
Home / Warta / Mancanegara / China Enam Kali Peringatkan Pesawat AS di Laut China Selatan
Foto: Pesawat P-8A Poseidon AS di Laut Cina Selatan. (U.S. Navy /Reuters)

China Enam Kali Peringatkan Pesawat AS di Laut China Selatan

Waspada.co.id – China enam kali memperingatkan pesawat pengintai Amerika Serikat yang terbang di atas Laut China Selatan. Di dalam pesawat tersebut terdapat jurnalis CNN Internasional yang menyaksikan sendiri perluasan militerisasi China di wilayah yang ramai dilalui pelayaran dagang internasional.

Di atas pesawat milik Angkatan Laut Amerika Serikat, P-8A Poseidon di ketinggian 16.500 kaki (sekitar lima kilometer), jurnalis CNN Internasional tak hanya menyaksikan pulau-pulau karang yang berubah menjadi garnisun dengan gedung lima lantai, instalasi radar yang besar, pembangkit listrik, serta landas pacu yang mampu menampung kapal militer berukuran besar.

Selama penerbangan awak pesawat pengintai AS mendapat enam peringatan dari militer China, menyatakan bahwa mereka berada di wilayah China dan memerintahkan pesawat untuk pergi meninggalkan tempat itu.

“Pesawat militer AS, ini adalah China, tinggalkan wilayah ini secepatnya untuk menghindari kesalahpahaman,” sebuah suara terdengar seperti dilansir CNN, Jumat (10/8).

Jet Angkatan Laut AS terbang melintasi empat pulau buatan utama di Kepulauan Spratly, dimana China telah membangun fasilitas militernya di Karang Subi, Karang Fiery Cross, Karang Johnston dan Karang Mischief.

Di Karang Subi, sensor pesawat Poseidon mendeteksi 86 kapal, termasuk kapal penjaga pantai China yang ditambatkan di sebuah laguna raksasa. Sedangkan di Karang Fiery, pesawat pengintai AS yang sedang melakukan operasi kebebasan navigasi itu melihat landas pacu yang panjang.

“Itu mengejutkan melihat bandara di tengah lautan,” kata Letnan Lauren Callen, komandan operasi tersebut.

Setiap kali pesawat ditantang militer China, awak Angkatan Laut AS di pesawat pengintai tersebut juga menyampaikan hal yang sama.

“Saya adalah pesawat Angkatan Laut Amerika Serikat yang memiliki kekebalan hukum untuk melakukan kegiatan militer yang sah di luar wilayah udara nasional negara pesisir manapun,” kata awak pesawat AS.

“Untuk melaksanakan hak-hak yang dijamin hukum internasional, saya beroperasi dengan. memperhatikan hak dan kewajiban semua negara.”

China mengklaim hampir seluruh wilayah Laut China Selatan sekitar 3,6 juta kilometer persegi, meski sejumlah negara seperti Vietnam, Filipina, Taiwan, Malaysia dan Brunei memiliki klaim tumpang tindih. Garis yang ditetapkan Beijing terletak lebih dari seribu kilometer dari pulau terluar di provinsi bagian selatannya. (wol, cnn/data1)

Check Also

Berhasil Rekayasa Genetika Bayi, Ilmuwan China Banjir Kecaman

HONGKONG,Waspada.co.id – Seorang periset China secara terbuka terbuka membela klaimnya bahwa ia telah menciptakan bayi manusia ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: