Home / Warta / Mancanegara / Cekcok Ekonomi, Moon Pecat Menkeu dan Kepala Staf Presiden
foto: Presiden Korsel Moon jae-in (reuters)

Cekcok Ekonomi, Moon Pecat Menkeu dan Kepala Staf Presiden

SEOUL,Waspada.co.id – Presiden Korea Selatan, Moon jae-in, memecat Menteri Keuangan Kim Dong-yeon dan penasihat ekonominya, Kepala Staf Presiden untuk Kebijakan, Jang Ha-sung, Jumat (9/11).

Pemecatan ini dilakukan saat Korsel, negara dengan ekonomi terbesar ke-11 di dunia, tengah mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan jumlah pengangguran.

Dikutip AFP, juru bicara Istana Kepresidenan Korsel, Yoon Young-chan, mengumumkan pemecataan itu dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi.

Sebelum dipecat, Kim dan Jang dilaporkan sempat berselisih mengenai solusi mengatasi pertumbuhan ekonomi yang terus melambat.

Meski popularitas Moon terus menanjak menyusul perannya meredam ketegangan dengan Korea Utara, presiden ke-12 Korsel itu menghadapi kritik di dalam negeri lantaran kebijakan ekonominya yang dinilai kontroversial.

Moon secara signifikan menaikkan upah minimum Korsel, memotong standar jam kerja, dan menetapkan kebijakan mengangkat pegawai sementara perusahaan menjadi permanen.

Kebijakan yang dinilainya mampu mengarah pada “pertumbuhan yang menghasilkan pendapatan” itu bertolak belakang dengan kebijakan ekonomi Nigeri Ginseng selama ini, yang bertumpu pada ekspor dan investasi perusahaan besar.

Kebijakan tersebut terbukti membantu Korsel hingga menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia.

Para kritikus menganggap kebijakan pembangunan Moon malah memperbanyak tenaga kerja berpenghasilan rendah dan memaksa pengusahaa memangkas jumlah stafnya.

Banyak investor juga disebut berpikir dua kali untuk menanamkan modal lantaran regulasi yang lebih ketat.

Oktober lalu, Bank Sentral Korsel memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini dari 3,1 persen, yang berhasil dicapai pada 2017 lalu, menjadi hanya 2,7 persen.

Angka pengangguran tercatat melonjak 0,4 persen menjadi 3,8 persen di paruh ketiga 2018. Sebanyak 9,4 persen dari total pengangguran merupakan pemuda berusia produktif. Jumlah ini menjadi yang tertinggi sejak 1999 lalu. (cnn/data1)

Check Also

Pertama dalam 6 Dekade, Pimpinan Korut Akan Kunjungi Korsel

PYONGYANG, Waspada.co.id – Pimpinan Korea Utara, Kim Jong Un menyatakan persetujuannya untuk melakukan kunjungan ke ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: