Home / Warta / Mancanegara / CCTV Rekam Pelaku Pembunuhan Keluar Konsulat Menyamar Sebagai Khashoggi
foto: Jamal Khashoggi (AFP Photo)

CCTV Rekam Pelaku Pembunuhan Keluar Konsulat Menyamar Sebagai Khashoggi

ANKARA,Waspada.co.id – Salah satu pelaku pembunuhan Jamal Khashoggi terlihat keluar gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, mengenakan pakaian sang korban beberapa jam setelah wartawan pengkritik Raja Salman itu masuk ke kantor diplomatik tersebut.

Rekaman CCTV yang didapat secara eksklusif oleh CNN menunjukkan seorang pria terlihat meninggalkan gedung konsulat melalui pintu belakang mengenakan pakaian Khashoggi di hari itu, lengkap dengan kumis palsu dan kacamata.

Pejabat senior Turki mengidentifikasi pria tersebut bernama Mustafa al-Madani. Madani diduga salah satu dari 15 orang “tim khusus” yang diyakini otoritas Turki diutus langsung Saudi ke Istanbul untuk membunuh Khashoggi.

Madani memiliki perawakan tinggi, sama dengan Khashoggi. Pejabat itu mengatakan pria 57 tahun tersebut berperan untuk mengelabui CCTV.

“Anda tidak perlu peniru untuk sebuah interogasi. Penilaian kami belum berubah sejak 6 Oktober lalu. Ini adalah pembunuhan terencana dan jasadnya (Khashoggi) dipindahkan keluar dari konsulat,” kata pejabat itu, Senin (22/10).

Berdasarkan rekaman CCTV, Madani terlihat mengenakan kaus abu-abu, blazer berwarna gelap, dan celana panjang saat keluar kantor diplomatik itu.

Baju itu merupakan pakaian yang dikenakan Khashoggi saat terakhir kali terlihat memasuki gedung konsulat pada 2 Oktober lalu.

Sekitar empat jam sebelumnya, Madani terlihat memasuki konsulat melalui pintu depan bersama seseorang yang diduga sebagai kaki tangannya.

Ketika memasuki gedung konsulat, Madani terlihat memakai pakaian berbeda tanpa kumis palsu.

“Baju Khashoggi mungkin masih hangat ketika dipakai Madani,” ucap pejabat senior Turki tersebut.

Beberapa jam setelah keluar gedung konsulat, Madani terlihat berada di Masjid Biru, salah satu tempat wisata populer di Turki.

Rekaman CCTV ini merupakan bukti teranyar yang didapat dan diungkap otoritas Turki ke publik berkaitan dengan penyelidikan Khashoggi.

Setelah membantah seluruh tudingan dan berita yang beredar terkait Khashoggi, Arab Saudi mengaku bahwa wartawan itu tewas di dalam gedung konsulatnya di Istanbul.

Meski begitu, Riyadh menegaskan bahwa pemerintah tidak terlibat dalam konspirasi pembunuhan tersebut.

Saudi menganggap pembunuhan Khashoggi merupakan “sebuah kesalahan sangat besar” yang dilakukan “pihak-pihak” di luar otoritas dan tanggung jawab mereka.

Dilansir dari CNN, Seorang sumber Saudi yang dekat dengan kerajaan mengatakan bahwa Khashoggi tewas karena dicekik. Otoritas Turki hingga kini masih mencari jasad Khashoggi dan menyelidiki kematiannya.

Meski telah mengakui kematian Khashoggi, Saudi mengaku tak tahu keberadaan jasad wartawan yang dianggapnya sebagai pembangkang itu. (cnn/data1)

Check Also

Khamenei Sebut Trump Menjatuhkan Wibawa AS

TEHERAN, Waspada.co.id – Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa Presiden Donald Trump telah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: