Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / BI Sumut Dorong UMKM Jalankan Program Pengembangan
WOL Photo

BI Sumut Dorong UMKM Jalankan Program Pengembangan

MEDAN, Waspada.co.id – Berdasarkan tahapan tertentu sebagaimana diatur dalam PBI No.14/12/PBI/2012, Bank Indonesia (BI) terus mendorong realisasi penyaluran kredit UMKM dengan menetapkan target proporsi kredit UMKM kepada perbankan.

Dan BI di tingkat regional juga turut mendorong UMKM dengan melaksanakan program pengembangan UMKM di masing-masing daerah baik melalui pembinaan, pendampingan maupun klaster.

Kepala Perwakilan BI Sumut, Wiwiek Sistro Widayat menuturkan BI Sumut turut mendukung pengembangan UMKM baik melalui pengembangan klaster maupun pendampingan wirausaha binaan BI.

“Klaster Binaan di wilayah kerja meliputi Kota Medan, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Langkat, Kabupatn Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Berdagai, Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat. Baik yang masih aktif, inisiasi pembentukan maupun sudah phasing out,”tuturnya usai acara Diseminasi Hasil Penelitian Pengembangan Komoditas/ Produk/Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Provinsi Sumut di Gedung BI, Jalan Balai Kota Medan, Selasa (26/3).

Pola pengembangan klaster itu sebut Wiwiek, terdiri dari pengembangan komoditas ketahanan pangan, yaitu klaster padi di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, klaster cabai merah di Kabupaten Deli Serdang dan bawang merah. Selain itu, klaster komoditas pendukung ekspor yaitu kopi di Kabupaten Karo, klaster tenun Kota Medan dan klaster batik Sumut.

“Dalam perekonomian nasional, lanjut dia, sektor UMKM menyerap 97,04 juta tenaga kerja atau 99,4 persen dari total angkatan kerja yang bekerja, Kontribusi UMKM dalam pembentukan PDB cukup signifikan, yakni sebesar 55,56 persen dari total PDB,” ungkapnya.

Jumlah UMKM di Sumatera Utara sendiri mencapai 2.857.124 unit dengan jumlah UMKM yang terdaftar dan terverifikasi pada dinas koperasi dan UMKM hanya sebesar 380.249 unit usaha dengan UMKM dengan 97 persen berada di daerah perkotaan dengan Kota Medan memiliki jumlah UMKM tertinggi sebesar 234.509. Sedangkan untuk kabupaten, Langkat menjadi kabupaten dengan jumlah UMKM terdaftar tertinggi sebesar 2.343.

“Kalau penyaluran kredit UMKM di Sumut pada triwulan IV tahun 2018 tercatat di level 8,0 persen (yoy) meningkat dibandingkan triwulan seblumnya di level 5,6 persen (yoy). Peningkatan ini dampak dari strategi penurunan suku bunga yang dilakukan oleh industri perbankan pada pertengahan tahun 2018,” ujarnya.

“Dan secara spasial, penyaluran kredit UMKM masih terpusat pada kabupaten/kota di pantai timur dengan porsi terbesar terkonsentrasi pada kredit menengah sebesar 43 persen. Sedangkan berdasarkan lapangan usaha, kredit UMKM 48,6 persen tersalurkan ke Sektor Perdagangan besar dan eceran, diikuti oleh sektor pertanian sebesar 20,6 persen dan industri pengolahan sebesar 9,4 persen (periode akhir tahun 2018).(wol/eko/ata1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

BI Sumut Gandeng Perbankan Layani Kas Keliling di Pasar Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Sumatera Utara gandeng perbankan layani kas keliling ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: