Breaking News
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / BI Optimis Target Inflasi Tercapai
WOL ilustrasi
WOL ilustrasi

BI Optimis Target Inflasi Tercapai

MEDAN,WOL– Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumatera Utara optimis target inflasi bisa tercapai yakni 4,5 plus minus 1% tetap walaupun sudah tidak ada lagi bonus deflasi hingga akhir tahun ini

Kepala BI Perwakilan Wilayah Sumut, Difi A Johansyah mengatakan, bahwa inflasi yang terjadi saat ini masih sesuai dengan perkiraan. Oleh karena itu, pihaknya yakin target yang ditetapkan hingga akhir tahun akan tetap tercapai meski sudah tidak ada lagi bonus deflasi.
“Dimana kita melihat  pada triwulan I, setiap daerah ada bonus deflasi karena tingkat permintaan pada awal tahun masih rendah, setelah itu akan sulit dapat (deflasi) lagi sebab sudah menjelang ramadan dan lebaran kemudian memasuki natal dan tahun baru. BI tetap yakin inflasi akan tetap sesuai target,” tuturnya,  Kamis (2/6).

Terlebih saat ini masalah terkait cuaca seperti La Nina muncul namun diprediksi tidak akan terlalu berdampak terhadap produksi dan  Adapun komponen bahan pangan atau volatile food masih menjadi penyumbang terbesar inflasi.

“Tapi mungkin (produksi) tidak separah tahun sebelumnya, jadi memang TPID masih optimis ketika semuanya masih terkendali inflasinya. Hanya memang kalau bisa di bawah inflasi nasional,” katanya.

Hingga Mei 2016, penunjang inflasi adalah ayam ras yang disebabkan mahalnya harga pakannya. Sejauh ini, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengendalikan hal tersebut adalah datang mengecek langsung ke produsen.

“TPID terus melakukan upaya untuk mengendalikan inflasi adalah melihat langsung kondisi di pasar seperti untuk kecukupan beberapa komoditas seperti cabai, bawang dan daging khususnya sudah cukup aman,” jelasnya.

Hanya saja, pada Lebaran seperti ada faktor psikologis yaitu adanya kenaikan-kenaikan harga namun sudah coba diminimalisir melalui kerjasama dengan produsen dan Bulog untuk menjaga komoditas pokok agar tetap aman.

Difi menambahkan,  Selain itu operasi pasar dan pasar murah yang diadakan beberapa instansi seperti pemerintah kota Medan juga bisa membantu pengendalian inflasi. Pengalaman pada 2013 dan 2014 serta beberapa tahun lalu, kegiatan pasar murah tersebut cukup berhasil.

Demikian juga disampaikan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Medan , Qamarul Fattah bahwa pihaknya akan menyiapkan langkah-langkah untuk mengendalikan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok jelang ramadan dan lebaran mendatang. Salah satunya adalah menggelar pasar murah sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Pemerintah masih akan memakai cara yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya yaitu menggelar pasar murah untuk kendalikan harga,” katanya.

“Pasar murah dinilai cukup berhasil kendalikan harga. Terbukti pada tahun lalu, meskipun terjadi lonjakan harga namun tidak membuat kota ini menjadi penyumbang inflasi tertinggi dibandingkan kota indeks harga konsumen (IHK) lainnya,” tutupnya.

(wol/eko/data3)

Check Also

WOL Photo/Ega Ibra

PSMS Usung Misi Kemenangan di Jakarta

JAKARTA, WOL – Skuad PSMS Medan bakal menghadapi Sriwijaya FC pada laga perebutan juara ketiga ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.