Breaking News
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Bertemu dengan Polda Metro, KPK Ingin Kasus Novel Baswedan Segera Dituntaskan
Konferensi pers terkait teror terhadap Novel Baswedan. (Arie DS/Okezone)
Konferensi pers terkait teror terhadap Novel Baswedan. (Arie DS/Okezone)

Bertemu dengan Polda Metro, KPK Ingin Kasus Novel Baswedan Segera Dituntaskan

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan jajaran Polda Metro Jaya pada pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB. Atas pertemuan itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan kedua lembaga itu membedah perkara dan berbagi informasi terkait misteri kasus Novel Baswedan.

“Kita menerima teman-teman tim dari Polda Metro Jaya. Kita bedah perkara dan berbagi informasi penyelidikan,” ujarnya di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2017).

Menurutnya kasus penyiraman air keras kepada Novel menjadi perhatian seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga menuntut kepolisian untuk menyelesaikan kasus Novel tersebut dengan cepat.

“Kapolri juga menyampaikan kasus ini penting diselesaikan. Kami (KPK) juga ingin kasus ini segera dituntaskan,” ucapnya.

Oleh karena itu, pembahasan yang dilakukan oleh tim cukup memakan waktu lama. Selain itu, saling tukar informasi juga dilakukan untuk menemukan titik terang kejelasan dari misteri kasus Novel.

“Kita bahas lama sekali. Kita juga punya data dan dikomunikasikan jadi saling melengkapi dengan sharing informasi,” tandasnya.

Dalam kasus teror ini, polisi sudah bolak-balik mengamankan sejumlah orang. Namun, belum ada dari orang-orang tersebut yang mengarah sebagai dalang maupun pelaku teror penyiraman air keras ke penyidik KPK, Novel Baswedan.

Tercatat, dua orang yang pernah dimintai keterangan adalah Hasan dan Muklis yang diketahui sebagai “mata elang” dan cepu dari polisi untuk informasi kasus pencurian kendaraan bermotor. Selanjutnya, pria berinisial AL yang diketahui sebagai sekuriti di tempat spa di wilayah Jakarta Barat. Lalu, Niko Panji Tirtayasa alias Miko yang diperiksa merujuk video viralnya di media sosial.

Dalam video berdurasi 2.40 menit tersebut, Miko meminta maaf kepada pamannya Mochtar Effendi atas kejahatannya menjadi saksi palsu di KPK untuk kasus yang menjerat pamannya dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Kala memberikan kesaksian, Miko mengaku dinterograsi Novel Baswedan cs.

Sekadar informasi, Novel Baswedan mendapatkan teror penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal usai menjalankan Solat Subuh di sebuah Masjid di kawasan rum‎ahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa, 11 April 2017. Akibatnya, Novel mengalami kerusakan mata yang cukup parah.

Check Also

foto: zimbio

Badai Cedera, Barca Tetap Fokus Poin Penuh

TURIN, WOL – Barcelona hanya membutuhkan satu poin saja untuk bisa memastikan diri lolos dari ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.