Home / Fokus Redaksi / Berkah Ramadhan, Anwar Ibrahim Resmi Dibebaskan
foto: reuters

Berkah Ramadhan, Anwar Ibrahim Resmi Dibebaskan

KUALA LUMPUR, Waspada.co.id – Mantan pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim resmi bebas dari penjara. Dia mendapat pengampunan penuh dari Yang Dipertuan Agong Raja Malaysia dan berjalan bebas keluar dari sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur, dimana dia menjalani perawatan.

Tersenyum dan melambaikan tangan ke arah pendukungnya, Anwar, 70 tahun, mengenakan jas hitam dengan dasi. Dia dikelilingi oleh keluarga, pengacara dan sipir penjara sebelum masuk ke dalam mobil menuju istana untuk bertemu raja.

“Dewan pengampunan telah bertemu dan raja memberikan pengampunan penuh, artinya seluruh tuduhan di masa lalu telah dicabut,” kata Sivarasa Rasiah, pengacara Anwar.

Anwar dibebaskan dari penjara setelah Perdana Menteri Mahathir Mohamad dari koalisi oposisi Pakatan Harapan memenangkan pemilu Malaysia, Rabu (9/5) lalu mengalahkan Barisan Nasional pimpinan Najib Razak.

Berkah Ramadhan
Putri sulung politikus Malaysia Anwar Ibrahim, Nurul Izzah Anwar, menganggap pembebasan ayahnya hari ini, Rabu (16/5), sebagai hadiah terbaik menjelang bulan suci Ramadhan.

“Kami telah melewatkan banyak Ramadhan dengan ayah. Saya pikir ini menjadi hadiah termanis bagi keluarga dan kerabat kami di Permatang Pauh,” ucap Nurul Izzah seperti dikutip kantor berita Bernama, Rabu (16/5).

Nurul Izzah mengatakan seluruh upaya, terutama petisi yang dilakukan untuk membantu pembebasan sang ayah, akhirnya membuahkan hasil. “Kami selama ini selalu berjuang di sampingnya untuk meraih reformasi demi keadilan, bukan hanya tentang ayah saya tapi untuk keadilan seutuhnya,” kata Nurul Izzah.

Anwar (71) akhirnya dibebaskan dari penjara setelah mendapat pengampunan Yang Dipertuan Agong Raja Malaysia. Dia dipenjara sejak 2015 lalu atas vonis kasus sodomi.

Sebelumnya, pada 1999 lalu, Anwar juga dijebloskan ke penjara oleh Mahathir Mohamad, rekan politikus yang berubah jadi musuhnya kala itu, 1998 silam.

Mahathir, yang saat itu menjabat perdana menteri Malaysia, memenjarakan Anwar yang mengisi posisi wakilnya. Dia tiduduh melakukan korupsi dan sodomi. Pendukung Anwar menyebut kasus itu sebagai konspirasi elite untuk membungkamnya karena ingin mengungkap korupsi yang dilakukan rezim Mahathir.

Namun, hubungan Anwar dan Mahathir kembali membaik menjelang pemilu tahun ini. Keduanya sepakat bersatu dalam koalisi oposisi pemerintah, Pakatan Harapan, melawan Perdana Menteri Najib Razak di pemilu 9 Mei lalu.

Pakatan Harapan berhasil memenangkan pemilu secara tidak terduga. Mahathir pun berjanji meminta pengampunan raja agar Anwar bebas.

Mahathir juga berjanji akan menyerahkan jabatannya sebagai PM Malaysia kepada Anwar setelah dibebaskan. Istri Anwar, Wan Azizah Wan Ismail, juga ditunjuk Mahathir sebagai wakil perdana menteri.

Dia menjadi perempuan pertama yang menduduki jabatan terpenting kedua dalam pemerintahan Negeri Jiran. (cnnindonesia/ags/data2)

Check Also

Berikut Penentuan Jumlah Alokasi Kursi Parlemen

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan pengaturan rancangan PKPU terkait penentuan jumlah alokasi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: