Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Berkaca dari Sel Mewah Setnov, Kemenkumham Diminta Tingkatkan Pengawasan di Lapas Koruptor
Ilustrasi

Berkaca dari Sel Mewah Setnov, Kemenkumham Diminta Tingkatkan Pengawasan di Lapas Koruptor

Agregasi

 

JAKARTA – Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) diminta untuk meningkatkan pengawasan di Lapas narapidana kasus korupsi. Hal ini, berkaca dari ditemukannya fasilitas sel mewah milik terpidana perkara e-KTP Setya Novanto (Setnov) di Sukamiskin, Jawa Barat.

Direktur Eksekutif Study Club For War Againts Corruption, Rich Ilman Bimantika menyatakan, dengan adanya temuan Ombudsman tersebut, KPK juga harus membuat regulasi sistem pencegahan adanya dugaan praktik suap dibalik tersedianya sel mewah.

“Meminta KPK dan kemenkumham untuk membuat sistem pencegahan tindak suap di Lapas,” kata Ilman, Jakarta, Jumat (21/9/2018).

Menurutnya, sel mewah yang didapat Setnov di Lapas Sukamiskin, telah merubah wajah penegakan hukum di Indonesia dari persamaan di hadapan hukum menjadi prioritas bagi orang-orang tertentu.

Pada prinsipnya, lanjut dia, orang-orang yang telah melakukan suatu perbuatan pidana dan kemudian dimasukan ke dalam jeruji penjara semata-mata hanya untuk memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan.

Sel mewah Setya Novanto. (Foto: Ombudsman RI)

“Jika di dalam penjara pun disediakan fasilitas Sel Mewah, maka usaha untuk memberikan efek jera akhirnya tidak akan tercapai,” tutur Ilman.

Menurut dia, sel tahanan orang yang terlibat korupsi dengan dengan orang yang terlibat kajahatan, seperti maling, perampok, dan lain-lain tidak boleh di bedakan antara satu dengan yang lain.

“Di Indonesia hukum itu tidak mengatur bagaimana membedakan satu dengan yang lain, akan tetapi hukum Indonesia mengatur tentang persamaan di hadapan hukum,” tutur dia.

Ilman menilai, potret ketidakadilan hukum yang terjadi di bangsa ini tercermin dengan adanya fasilitas sel mewah yang dinikmati mantan Ketua DPR itu. “Hukum tampak tidak menjadi panglima, tapi Setya Novanto adalah panglimanya,” imbuhnya.

Elemen masyarakat Study Club For War Againts Corruption yang menggelar aksi didepan Gedung KPK dan Kemenkumham itu juga meminta agar harus ada standarisasi yang sama terkait narapidana korupsi.

Oleh karena itu, lanjut Ilman, fasilitas sel mewah untuk mantan Ketum Golkar itu harus segera dihapus, dan semua sel harus sama tanpa terkecuali termasuk fasilitas yang berada di dalam sel.

“Tujuan hukum hanya dapat terwujud salah satunya jika penegakan supremasi hukum berlandaskan pada keadilan. Efek jera hanya dapat tercapai jika di dalam penjara tidak di sediakan fasilitas mewah,” ucap dia.

Check Also

Jubir Tegaskan Kasus Bupati Bekasi Tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf

  JAKARTA – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: