Home / Warta / Politik / Bencana Kelaparan Melanda Maluku, Ketua DPR: Segera Kirim Bantuan!
Bambang Soesatyo (foto: Okezone)

Bencana Kelaparan Melanda Maluku, Ketua DPR: Segera Kirim Bantuan!

Agregasi

 

JAKARTA – Bencana kelapaan yang dialami warga Suku Mausu Ane di pedalaman Pulau Seram, Maluku menambah potret keprihatinan di Tanah Air. Ketua DPR Bambang Soesatyo pun mendorong pemerintah untuk bergerak cepat memberikan bantuan, dan mencari solusi agak bencana tersebut tak terulang kembali.

Bencana kelaparan yang terjadi Dusun Siahari, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah itu setidaknya sudah menelan tiga korban jiwa, yang terdiri dari anak-anak dan lansia.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, mulai pemerintah daerah (pemda), Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan TNI harus bergerak mengirimkan bantuan. Misalnya, makanan pokok, perlengkapan tidur, obat-obatan, hingga kebutuhan anak.

Warga Maluku dilanda kelaparan

Kemudian, perlu dilakukan pendataan yang menyeluruh terhadap Suku Mausu Ane. Dan hal ini bisa dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bersama dengan Kemensos, Kemenkes dan unsur pemda setempat.

“Bantuan harus segera dikirimkan. (Pendataan harus dilakukan) Agar ada data valid penderita busung lapar atau gizi buruk serta berkomitmen memberikan asupan gizi yang terbaik bagi warga Suku Mausu Ane. Kondisi mereka harus segera dipulihkan,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet itu kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Penuntasan masalah kelaparan ini harus permanen, kata Bamsoet. Hal yang bisa dilakukan pemerintah harus menguatkan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas, seperti membangung infrastruktur air bersih, jalan dan sanitasi di desa yang dilanda kelaparan.

Menurut Bamsoet, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) harus mengambil peran untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku (Bupati Maluku Tengah) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Mereka harus mengunjungi daerah dan mengidentifikasi kondisi di lapangan.

Pemerintah juga harus menciptakan lapangan kerja, sebab penciptaan lapangan kerja bisa memanfaatkan dana desa dan itu manfaatkannya akan sangat dirasakan oleh warga desa.

“Sehingga warga punya penghasilan. Paling tidak meminimalisasi kondisi itu (gizi buruk),” tuturnya.

Warga Maluku dilanda kelaparan

Antar-kementerian harus terus berkoordinasi dalam penanganan kelaparan yang masih terjadi di Tanah air. Di sini peran Kemenkes, Kemensos dan pemda penting untuk menggalakkan upaya preventif dalam mencegah kasus kelaparan dan gizi buruk, agar yang terjadi di pedalaman Pulau Seram tidak terulang kembali.

Hal yang bisa dilakukan melalui edukasi, sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat serta pentingnya pola hidup sehat. “Harus ada jaminan kecukupan gizi bagi penderiya yang terdampak dengan menggalakan imunisasi dan pemberian makanan sehat dan bergizi,” pungkasnya.

Check Also

KPK: Pemeriksaan Bamsoet untuk Klarifikasi Kasus E-KTP

  JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua DPR Bambang Soesatyo ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: