_
Home / Warta / Politik / Begini Mekanisme Pembentukan Dewan Pengawas dalam UU KPK yang Baru
Ilustrasi/foto: Ist

Begini Mekanisme Pembentukan Dewan Pengawas dalam UU KPK yang Baru

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan revisi Undang-Undang nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan I Tahun 2019-2020, Selasa (17/9/2019). Salah satu poin revisi yang banyak diperdebatkan adalah pembentukan Dewan Pengawas KPK. Lalu bagaimana mekanismenya?

Dewan Pengawas KPK dipilih oleh Presiden yang terlebih dulu membentuk panitia seleksi. Untuk tahapannya dijelaskan dalam Pasal 37 E sebagai berikut:

(1) Ketua dan anggota Dewan Pengawas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37A diangkat dan ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia.

(2) Dalam mengangkat ketua dan anggota Dewan Pengawas sebagaimana dimaksud pada ayat(1), Presiden Republik Indonesia membentuk panitia seleksi.

(3) Panitia seleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas unsur Pemerintah Pusat dan unsur masyarakat.

(4) Setelah terbentuk, panitia seleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) mengumumkan penerimaan calon.

(5) Pendaftaran calon dilakukan dalam waktu 14 (empat belas) hari kerja secara terus menerus.

(6) Panitia seleksi mengumumkan kepada masyarakat untuk mendapatkan tanggapan terhadap nama calon sebagaimana dimaksud pada ayat (4).

(7) Tanggapan sebagaimana dimaksud pada ayat (6) disampaikan kepada panitia seleksi paling lambat1(satu) bulan terhitung sejak tanggal diumumkan.

(8) Panitia seleksi menentukan nama calon pimpinan yang akan disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia.

Check Also

Polri Tak Izinkan Demo Hingga Pelantikan Presiden 20 Oktober

JAKARTA, Waspada.co.id – Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy Pramono menegaskan bahwa pihaknya tak akan mengeluarkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.