Home / Warta / Mancanegara / Baru Saja Pengumuman Gencatan Senjata, Taliban Tahan Tiga Bus dan Ratusan Penumpang
Foto: Reuters

Baru Saja Pengumuman Gencatan Senjata, Taliban Tahan Tiga Bus dan Ratusan Penumpang

KABUL, Waspada.co.id – Kelompok militan Taliban menculik puluhan orang setelah menghentikan tiga bus di utara Afghanistan pada Senin. Aksi ini dilakukan hanya berselang sehari setelah kedua belah pihak mengumumkan akan melakukan gencatan senjata menyambut datangnya hari raya Idul Adha.

Juru Bicara Gubernur Provinsi Kunduz, Esmatullah Muradi mengatakan, penculikan itu terjadi saat ketiga bus melakukan perjalanan melalui Provinsi Kunduz dari Provinsi Takhar menuju ke Ibu Kota Kabul.

“Bus-bus itu dihentikan oleh pejuang Taliban, penumpang dipaksa untuk turun dan mereka telah dibawa ke lokasi yang dirahasiakan,” kata Muradi sebagaimana dilansir Reuters, Senin (20/8).

Baca: Jelang Idul Adha hingga Maulid Nabi, Presiden Afghanistan Tawarkan Gencatan Senjata sepihak kepada Taliban

Keterangan Muradi dikonfirmasi pihak Taliban yang mengatakan mereka telah menahan tiga bus penuh penumpang.

“Kami memutuskan untuk menangkap bus setelah masukan dari intelijen kami mengungkapkan bahwa banyak orang yang bekerja dengan pasukan keamanan Afghanistan bepergian ke Kabul dengan bus-bus ini,” kata Juru Bicara Taliban, Zabihullah Mujahid yang dihubungi melalui telefon.

“Kami telah membawa bus-bus itu ke area yang aman untuk mencegah bentrokan dan kami sekarang mengidentifikasi anggota pasukan keamanan,” jelasnya. Dia menambahkan bahwa Taliban akan segera membebaskan warga sipil yang ditahan.

Sebelumnya, sumber dari Taliban mengatakan bahwa mereka telah menyetujui gencatan senjata selama tiga hari dengan pasukan pemerintah, meski masih membutuhkan akhir dari pemimpin tertinggi, Sheikh Haibatullah Akhunzada.

Mujahid mengatakan, pimpinan Taliban belum menyatakan gencatan senjata tetapi mereka akan melepaskan setidaknya 500 tahanan, termasuk anggota pasukan Afghanistan pada Senin, sehari sebelum perayaan Idul Adha dimulai. Namun, dia tidak menjawab pertanyaan mengenai pembebasan polisi atau tentara yang bepergian dalam bus yang ditahan.

Anggota dewan provinsi di Kunduz mengatakan, ada sekira 300 sampai 400 penumpang di dalam bus itu saat dihentikan oleh pasukan pemberontak. Petugas telah dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan menyelamatkan para penumpang. (wol/okz/data2)

Check Also

Presiden Afghanistan Tolak Pengunduran Diri 3 Pejabat Tinggi Keamanan

KABUL, Waspada.co.id – Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani menolak pengunduran diri tiga pejabat tinggi keamanan. Seorang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: