Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Banjir Bandang di Magelang, Lima Warga Tewas dan Lima Hilang
Ilustrasi

Banjir Bandang di Magelang, Lima Warga Tewas dan Lima Hilang

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Hujan deras yang melanda kawasan Gunung Merbabu sejak siang hingga sore menyebabkan banjir bandang di Dusun Nipis, Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (29/4/2017) sekitar pukul 14.30 WIB. Banjir bandang membawa air disertai lumpur, batu dan pohon tumbang menerjang permukiman warga.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Magelang hingga pukul 20.00 WIB, banjir bandang menyebabkan lima orang meninggal dunia, lima hilang, dan tiga luka berat.

Ia melanjutkan, lima korban meninggal tersebut meninggal adalah Sutar (50), Sumisah (60), Mirah (30), Slamet (60), dan balita anak dari Ibu Aryanti.

“Lima orang hilang dan masih dalam pencarian adalah Deni (suami Ibu Aryanti), Fazia (anak sulung Ibu Aryanti), Mardiyah, anak dari Ibu Mardiyah, dan Bu Par (pembantu Ibu Aryanti). Sedangkan tiga orang luka berat adalah Nanda (13), Malan (30), dan Aryanti,” katanya melalui keterangan tertulis.

Sutopo mengatakan, hingga saat ini BPBD Kabupaten Magelang bersama BNPB, TNI, Polri, Basarnas, Dinas PU, Dinas Kesehatan, Damkar, PMI, dan komunitas relawan melakukan penanganan darurat. Ia melanjutkan, posko Aju didirikan di Majelis Tafsir Al Qur’an Dusun Temon Desa Tlogorejo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang.

“Truk dapur umum BPBD Magelang telah ke posko untuk mendirikan dapur umum. Tim dari Dinas Kesehatan bersiap untuk memberikan pelayanan kesehatan,” katanya.

Ia mengatakan, Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian korban hingga malam ini. Kendalanya adalah, lanjut dia, cuaca hujan, lumpur, dan gelap karena sudah malam hari.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah logistik meliputi permakanan, air bersih, sandang, selimut, tikar, dan lainnya. Selain itu juga diperlukan trauma healing. Jumlah rumah rusak dan pengungsi masih dalam pendataan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Sutopo menyatakan, bencana longsor di Kabupaten Magelang juga terjadi di tiga tempat yang berbeda yaitu Dusun Pagergunung, Desa Ambartawang, Kecamatan Mungkid; di Dusun Tegalombo, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman; dan Dusun Sumberejo, Desa Bigaran, Kecamatan Borobudur.

“Di ketiga lokasi longsor ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun terdapat beberapa rumah rusak,” katanya.

 

 

Check Also

Forum Staf Ahli Jawa Tengah Belajar ke Sumut

MEDAN, WOL – Keberhasilan dan prestasi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari segala sektor terus menjadi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: