Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Awal Pekan Rupiah Menguat, IHSG Bertahan
WOL Ilustrasi

Awal Pekan Rupiah Menguat, IHSG Bertahan

MEDANWOL – Awal pekan, rupiah mulai menguat sedangkan IHSG bertahan diteritori positifnya. Nilai tukar Rupiah mampu bergerak menguat setelah mengalami pelemahan beberapa hari yang lalu.

Meskipun dalam bulan September lalu Rupiah mengalami depresiasi sebesar 0,23 persen terhadap US Dollar berdasarkan laporan dari Badan pusat statistik, namun Rupiah mampu bergerak menguat di awal pekan ini, Senin (16/10).

Terpantau sampai Senin (16/10) sore, Rupiah bergerak positif di kisaran 13.461-13.490. Sepanjang perdagangan hari Senin Rupiah terus bergerak di zona hijaunya yang ditandai dengan dibuka menguat pada level 13.472 per US Dollar.

Gunawan Benjamin, Ekonom Sumut, mengatakan terapresiasinya Rupiah di awal pekan karena ditopang neraca perdagangan dalam negeri yang mengalami surplus sepanjang bulan September sebesar US$ 1,76 miliar. Surplusnya neraca perdagangan dalam negeri karena nilai ekspor yang lebih tinggi dari impor yang masing-masing tercatat sebesar US$ 14,45 dan US$ 12,78 miliar.

“Dengan posisi ini perdagangan dalam negeri mengalami surplus sebesar US$ 7,76 miliar. Surplusnya neraca perdagangan dalam negeri memberikan efek yang positif terhadap Rupiah dan mampu menguat terhadap US Dollar,” tuturnya.

Sementara itu, inflasi AS yang tak sesuai harapan membuat US Dollar tertekan diperdagangkan di kawasan Asia. Tercatat inflasi AS bulan September mengalami penurunan dari perkiraan sebelumnya 0,6 persen menjadi 0,5 persen.

“Rendahnya inflasi AS ini menjadi kabar yang negatif terhadap ekspektasi pelaku pasar terhadap kenaikan tingkat suku bunga AS. Efeknya US Dollar sedikit tertekan. Hal ini tentu baik buat Rupiah untuk terus menguat dengan memanfaatkan pelemahan US Dollar ini di samping fundamental dalam negeri yang positif,” jelasnya.

IHSG mampu terus bergerak menguat diteritori positifnya sepanjang perdagangan di awal pekan ini. IHSG mengawali perdagangan dibuka menguat pada level 5927,98. IHSG ditutup menguat sebesar 25,58 poin atau 0,432 persen menjadi 5949,70 dengan total transaksi mencapai Rp13,05 triliun.

“Positifnya pergerakan IHSG kali ini ditopang indeks sektor properti yang mampu menguat sebesar 1,209 persen menjadi 500,89 yang sekaligus memimpin penguatan indeks sektoral dan diikuti sektor industri dasar dan kimia menguat sebesar 1,203 persen menjadi 633,48,” pungkasnya.(wol/eko)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

BPS Catat Juli 2018, Medan Alami Inflasi 0,01 Persen

MEDAN, Waspada.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Wilayah Sumatera Utara mencatat Kota Medan pada bulan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: