_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / ASN Sumut Wajib Lapor ke Gubernur Sebelum Diperiksa, KPK Ingatkan Ancaman Pidana
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Okezone/Arie Dwi Satrio

ASN Sumut Wajib Lapor ke Gubernur Sebelum Diperiksa, KPK Ingatkan Ancaman Pidana

JAKARTA – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengaku belum mendapat informasi resmi terkait Surat Edaran (SE) yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara ‎(ASN) di Sumatera Utara (Sumut) untuk melapor ke Gubernur jika diperiksa aparat penegak hukum.

Kendati demikian, kata Febri, jika benar adanya surat edaran tersebut, maka seharusnya tidak boleh bertentangan dengan hukum acara yang berlaku. Febri mengingatkan bahwa ada ancaman pidana jika ada pihak-pihak yang merintangi proses penegakan hukum.

“Hadir sebagai saksi atau tersangka adalah kewajiban hukum. Dan perlu juga kami ingatkan, jika ada pihak-pihak yang menghambat penanganan kasus korupsi, baik terhadap saksi atau tersangka maka ada ancaman pidana,” kata Febri saat dikonfirmasi, Jumat (18/10/2019).

Sekadari informasi, sempat beredar SE bernomor 180/8883/2019 tentang Pemeriksaan ASN terkait Pengaduan Masyarakat tertanggal 30 Agustus 2019 yang ditandatangani Sekda Provinsi Sumut R Sabrina atas nama Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Surat tersebut mengatur agar semua ASN melapor ke Gubernur Sumut dan Kepala Biro Hukum Pemprov Sumut bila mendapatkan surat panggilan dari aparat penegak hukum.

Selain wajib melapor ke Gubernur, para ASN juga tidak diperkenankan memenuhi panggilan itu bila tidak mendapatkan izin dari Gubernur Sumut. Apabila melanggar, para ASN itu akan dikenai sanksi.

适适

Check Also

Sofyan Basir Divonis Bebas, KPK Pertimbangkan Banding Putusan Hakim

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan mendiskusikan terlebih dulu vonis bebas mantan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.