_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Asap Karhutla Masih Pekat, PNS Hamil dan Sekolah di Jambi Diliburkan
Riau (Okezone.com/Banda Haruddin)

Asap Karhutla Masih Pekat, PNS Hamil dan Sekolah di Jambi Diliburkan

JAMBI – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Provinsi Jambi. Pemerintah Kota Jambi meliburkan aktivitas sekolah dan aparatur sipil negara (ASN) termasuk pegawai tidak tetap (PTT) yang sedang hamil karena kualitas udara berbahaya bagi kesehatan.

Kabag Humas Pemkot Jambi, Abu Bakar mengatakan, ASN dan PTT hamil diliburkan masuk kerja mulai 23 hingga 25 September 2019, mengingat jika beraktivitas di luar rumah, akan berbahaya buat ibu dan janin di kandungnya mengingat kabut asap masih pekat.

“Ini berdasarkan data AQMS Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Jambi, bahwa kecenderungan kualitas udara berada diatas baku mutu atau berada diatas batas tenggang yang diperbolehkan dan berdasarkan Permen LHK nomor 12 Tahun 2010, dengan kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya,” ujarnya, Senin (23/9/2019).

Selain itu, Wali Kota Jambi juga sudah mengeluarkan maklumat tentang antisipasi dampak kabut asap berdasarkan hasil koordinasi dengan DLHD dan Dinas Kesehatan setempat.

“Kepada sektor swasta dalam Kota Jambi juga diimbau memberikan dispensasi libur bagi karyawannya yang sedang dalam kondisi hamil, selama tiga hari tersebut,” tutur Abu.

Pemkot Jambi juga meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah sekolah mulai dari PAUD hingga SMA/sederajat selama tiga hari ke depan.

Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi terkini bencana asap, jika masih masuk katagori berbahaya, liburnya bisa diperpanjang.

Check Also

Perusahaan Suami Diduga Terlibat Kebakaran Hutan Indonesia, Menteri Lingkungan Malaysia Didesak Mundur

KUALA LUMPUR, Waspada.co.id – Salah satu perusahaan yang menjadi penyebab kebakaran diketahui milik suami Menteri ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.