Home / Warta / Mancanegara / AS Sebut Dewan HAM sebagai Kegagalan Terbesar PBB
Foto: Nikki Haley (reuters)

AS Sebut Dewan HAM sebagai Kegagalan Terbesar PBB

Waspada.co.id – Amerika Serikat (AS) menyatakan Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai kegagalan terbesar dalam Perserikatan Bangsa-bangsa. Alasan itulah yang menyebabkan AS keluar dari Dewan HAM.

Pernyataan itu disampaikan Duta besar AS untuk PBB, Nikki Haley di lembaga kajian Heritage Foundation, Washington, Rabu (18/7). Haley menuding Badan PBB berbasis di Jenewa itu ‘menutup-nutupi, dan tidak mengutuk rezim paling tidak berperikemanusian di dunia’.

“Menilai seberapa jauh kegagalannya memenuhi janji, Dewan Hak Asasi Manusia adalah kegagalan terbesar Perserikatan Bangsa-bangsa,” kata Haley, seperti dilansir kantor beritaAFP.

Haley mengumumkan AS keluar dari Dewan HAM PBB bulan lalu, dengan tuduhan bias terhadap Israel. Haley mengecam Dewan HAM bersikap ‘munafik’ atas beberapa anggotanya termasuk China, Mesir, Venezuela dan Kuba.

Disebut Haley, Dewan HAM “bukan lagi tempat hati nurani, melainkan tempat berpolitik,” tuding Haley. Dia menambahkan Dewan HAM PBB hanya memfokuskan perhatian dan bersikap tidak adil terhadap Israel.

Kecaman AS itu didasarkan bahwa Israel satu-satunya negara yang memiliki agenda khusus di pertemuan Dewan HAM. Haley mengecam Dewan HAM tidak berbicara soal kekerasan terhadap aksi protes anti-pemerintah di Iran, tidak mengutuk kekerasan di Venezuela, atau pemilihan umum di Republik Demokratik Kongo, dimana tentaranya diduga melakukan kekerasan di wilayah Kasai.

Meski AS telah keluar dari Dewan HAM PBB, Haley menekankan bahwa ‘memperbaiki kekurangan institusional’ adalah salah satu prioritas terbesar AS di PBB.

AS keluar dari Dewan HAM, setelah badan PBB itu mengecam keras kebijakan Presiden Donald Trump yang memisahkan anak-anak migran dari keluarga mereka di perbatasan AS-Meksiko.

Haley juga mengkritik kelompok aktivis HAM lainnya seperti Amnesty International dan Human Rights Watch yang tidak mendukung AS untuk mereformasi Dewan HAM melalui resolusi di Majelis Umum PBB.

Para aktivis HAM itu malah mendesak pemerintah AS untuk mereformasi Badan PBB di Jenewa dengan mendorong lebih banyak kompeteisi dalam pemilihan kursi di Dewan. AS menolak bergabung dengan Dewan HAM saat berdiri pada 2006, baru bergabung pada 2009 saat Barack Obama berada di Gedung Putih. (wol, cnn/data1)

Check Also

Empat Jajanan Khas Kaki Lima Indonesia Ini Mendunia

MEDAN, WOL – Indonesia memiliki beragam kebudayaan. Selain wisata alam dan adat istiadat yang cukup ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: