Breaking News
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Antisipasi Penurunan Produksi Minyak, Gas Jadi Solusi Utama
WOL Photo/Ist

Antisipasi Penurunan Produksi Minyak, Gas Jadi Solusi Utama

JAKARTA, WOL – Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, produksi minyak bumi Indonesia terus menurun, namun sebaliknya kebutuhan bahan bakar minyak, baik untuk kebutuhan transportasi maupun industri terus meningkat, kata Ketua Komisi VII DPR RI.

Oleh karena itu Komisi VII mendorong pemanfaatan efisiensi gas dalam negeri dengan cara konversi dari bahan bakar minyak ke bahan bakar gas dengan memaksimalkan pemanfaatan gas untuk transportasi, rumah tangga dan industri.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu, melalui sambungan telepon, usai memimpin pertemuan dengan direksi PT PGN sekaligus meninjau jaringan gas PT PGN di Sumatera Selatan, Kamis (11/1).

“Dengan konversi dan memaksimalkan pemanfaatan gas, maka kebutuhan kita akan sumber energi dari gas bumi juga semakin meningkat. Gas bumi saat ini merupakan sumber energi yang sangat vital, baik untuk kebutuhan operasional pembangkit listrik, industri, bahan bakar kendaraan bermotor, kebutuhan rumah tangga serta kebutuhan lainnya. Pemanfaatan gas bumi ini, disamping lebih efisien juga tentunya lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Gus Irawan menilai dengan penggunaan gas baik masyarakat maupun pemerintah memiliki keuntungan yang sama. “Masyarakat dan pemerintah bisa bersama-sama menghemat pengeluaran.”

“Dengan memindahkan rakyat yang memang memungkinkan untuk disambungkan dengan jaringan gas, tentunya ini baik sekali untuk kepentingan APBN kita maupun rakyat yang memperoleh jaringan gas ini dibandingkan jika harus menggunakan tabung elpiji,” ungkapnya.

Pada pertemuan tersebut Direktur Infrastruktur PT PGN Dilo Senowidagdo menjawab akan terus berupaya membangun ekonomi Pemerintah Daerah demi memberikan nilai tambah yang tidak hanya bagi perusahaan namun juga bagi stakeholder lainnya termasuk pemerintah, masyarakat dan pelanggan akhir gas bumi.

“Untuk keberlangsungan penyaluran gas ke pelanggan dalam jangka panjang, PGN mengharapkan dukungan dari dari para stakeholder terkait,” harapnya.

Selain kondisi tersebut, Gus Irawan mengatakan perluasan penggunaan jaringan gas dengan memanfaatkan sumur-sumur gas tua oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) perlu digencarkan agar agar bisa dinikmati langsung masyarakat untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Jika jaringan gas diperluas dengan penugasan kepada BUMN terkait didukung oleh Kementerian ESDM akan menjadi kekuatan yang dahsyat sehingga masyarakat tidak lagi susah payah mengeluarkan biaya lebih besar membeli bahan bakar atau antri berkepanjangan untuk menebus elpiji ukuran 3 kg.

“Paling tidak ini solusi bisa mengurangi ketergantungan terhadap gas elpiji 3 kg subsidi adalah dengan jaringan langsung, gasnya lebih murah, aman dan masyarakat yang menggunakannya selama 3 tahun merasa dimudahkan,” kata Gus Irawan. (wol/ags/min)

Editor: Agus Utama

Check Also

Gus Irawan: Kejatuhan Rupiah Kacaukan Asumsi APBN Pemerintah

MEDAN, Waspada.co.id – Kejatuhan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ke angka 14.400 mengacaukan asumsi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: