Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / 300.000 rumah akan dibangun di 8 daerah
Ilustrasi

300.000 rumah akan dibangun di 8 daerah

JAKARTA, WOL – Pemerintah akan membangun 300 ribu unit rumah sebagai pembangunan tahap awal dari program pembangunan 1 juta rumah di delapan lokasi, antara lain di Semarang (Jawa Tengah), Palembang (Sumatra Selatan), Pulau Nias (Sumatra Utara), Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

“Dari 1 juta rumah yang menjadi tanggung jawab pemerintah sebanyak 100 ribu unit. Sisanya menjadi tanggung jawab bersama antara pengembang dan pemerintah daerah,” ujar Ketua Pelaksana Program 1 Juta Rumah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Heroe Soelistiawan, hari ini.

Dari 100 ribu unit rumah yang akan dibangun pemerintah merupakan rumah susun sederhana sewa, rumah di perbatasan, dan rumah-rumah untuk petani, nelayan, dan buruh. Keseluruhan rumah yang dibangun pemerintah tidak ada yang diperjualbelikan, melainkan hanya disewakan untuk mencegah pemindahtanganan kepada yang tidak berhak. “100 ribu unit tumah tersebut dibangun menggunakan dana APBN di pos anggaran Ditjen Perumahan,” katanya.

Heroe merinci, dari total 1 juta unit rumah, selain 100 ribu unit yang menjadi tanggung jawab pemerintah, juga terdapat 400 ribu unit yang menjadi tanggung jawab pengembang dan 500 ribu tanggung jawab pemerintah daerah. “Untuk 400 ribu unit yang dibangun pengembang tidak hanya untuk rumah sederhana saja, melainkan untuk seluruh segmen masyarakat,” ucap dia.

Pemerintah juga sedang menyiapkan mekanisme pembiayaan agar rumah-rumah yang dibangun tadi dapat diserap oleh masyarakat. “Seluruh masyarakat berpenghasilan rendah menerima subsidi uang muka sebesar Rp4 juta/rumah. Dana uang muka yang tersedia sebanyak Rp 220 miliar,” tukasnya.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan suku bunga untuk fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebesar 5 persen. “Dana FLPP yang tersedia sebanyak Rp5,1 triliun,” cetus dia.

Dia menjelaskan pada tahun ini juga akan dibangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Pasarminggu dan Pasar Rumput. “Pembangunan rusunawa tersebut disepakati menggunakan APBN. Diharapkan dapat dibangun tahun ini karena alokasi anggaran dari APBD ke APBN baru diserahkan oleh Gubernur DKI Jakarta,” kata Heroe.

Hingga akhir tahun dia yakin target pembangunan 1 juta rumah dapat terealisasi. (mtv/data1)

Check Also

Soal Reklamasi Teluk Jakarta, Ini Kata Anis Baswedan

JAKARTA, WOL – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anis Baswedan, berjanji jika terpilih ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: