_
Home / Warta / Mancanegara / 21 Negara Bahas Draft Deklarasi Manado
Archipelagic and Island Forum (AIS)

21 Negara Bahas Draft Deklarasi Manado

MANADO, Waspada.co.id – Indonesia mengumpulkan 21 negara kepulauan di Manado untuk membentuk forum yang akan menjadi wadah mencari solusi dan kerja sama atas berbagai masalah laut.

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Purbaya Yudhi Sadewa, memimpin langsung pertemuan tingkat pejabat tinggi dengan 21 negara kepulauan tersebut pada Rabu (31/10).

Purbaya mengatakan bahwa dalam rapat tersebut, para pejabat tinggi negara-negara kepulauan tersebut membahas draft Deklarasi Manado yang akan disepakati pada pertemuan tingkat menteri besok, Kamis (1/11).

“Akan ada Deklarasi Manado, yaitu pembentukan Archipelagic and Island Forum (AIS) atau Forum Negara Kepulauan dan Negara Pulau,” ujar Purbaya saat ditemui setelah memimpin rapat.

Melalui forum yang digagas bersama Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) ini, Indonesia ingin negara kepulauan bisa berbagi pengalaman dan mencari solusi dari masalah keluatan yang dihadapi bersama.

“Salah satu yang ditonjolkan adalah masalah sampah plastik di laut. Nanti bisa ada kerja sama, sharing pengalaman dalam mengatasi masalah bersama sebagai negara maritim,” tutur Purbaya.

Menurut Purbaya, Indonesia sendiri sudah mengajukan beberapa inisiatif untuk menangani sampah plastik di Laut. Namun, pengembangan inisiatif itu belum sempurna sehingga Indonesia ingin belajar dari negara kepulauan yang memiliki teknologi mutakhir, seperti Jepang.

Purbaya mengaku sudah bertemu dengan perwakilan dari Jepang untuk melihat potensi kerja sama teknologi penanganan sampah plastik di laut. Namun ternyata, Jepang sendiri masih dalam tahap mengembangkan teknologi semacam itu.

“Jadi nanti mungkin kita bisa berbagi atau mengembangkan dan mencari solusi bersama masalah ini,” katanya.

Selain sampah plastik di laut, pokok permasalahan yang disoroti Forum AIS nantinya adalah mitigasi perubahan iklim dan manajemen bencana.

Sebagai negara kepulauan yang besar, Indonesia kerap diterjang berbagai bencana, mulai dari banjir hingga tsunami. Dengan forum ini, Indonesia berharap dapat berbagi pengalaman dalam menangani bencana atau belajar dari negara lain.

Secara keseluruhan, anggota Forum AIS terdiri dari 49 negara, termasuk Singapura, Filipina, Sri Lanka, Timor Leste, Papua Nugini, Suriname, Kuba, Jepang, hingga Inggris.

Untuk mengakomodasi kegiatan, Forum AIS direncanakan bakal membuka kantor sekretariat di Jakarta. Purbaya memasang target Indonesia dapat menggelar konferensi tingkat tinggi yang mengundang para pemimpin negara Forum AIS dalam dua tahun ke depan.

“Ini adalah awal dari poros maritim yang digembar-gemborkan Presiden Joko Widodo, kita akan menjadi pusat maritim dunia,” kata Purbaya. (cnn)

Check Also

Jadi Wakil Indonesia, Kezia Warouw Hadapi Banyak Tantangan

JAKARTA, WOL – Kezia Warouw, Putri Indonesia 2016 yang mewakili Indonesia di ajang Miss Universe ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.