_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / 2019, Guru Wajib Mengajar 8 Jam Sehari
Mendikbud (foto: Okezone)

2019, Guru Wajib Mengajar 8 Jam Sehari

JAKARTA – Tahun depan absensi guru akan berlaku online (daring) yang bisa dipantau pemerintah. Tujuannya agar guru wajib delapan jam mengajar di sekolah.

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, tahun depan dan sudah akan berlaku secara nasional sistem absensi sidik jari semua guru. Apakah itu guru yang mengajar di sekolah negeri, kata dia, ataupun sekolah swasta. Mendikbud menyatakan, melalui sistem maka Kemendikbud bisa memantau apakah guru itu bekerja delapan jam sehari atau tidak. “Sedang kita usahakan sistem online finger print yang otomatis bisa di cek di tingkat pusat,” katanya di kantor Kemendikbud kemarin. Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menjelaskan, absen daring ini akan berlaku pada tahun ajaran baru.

Dia mengatakan, absensi ini diberlakukan sebab sesuai peraturan menteri bahwa kehadiran guru di sekolah terutama negeri, wajib delapan jam per hari. Menurut Mendikbud, per aturan ini sesuai dengan per aturan lima hari kerja bagi aparatur sipil negara pada umumnya. Absensi terpusat ini, ujarnya, terkait dengan beban kerja guru bahwa guru harus memenuhi 24 jam seminggu tatap muka mengajar. “Hal ini juga sesuai dengan UU Guru dan Dosen,” terang Muhadjir. Untuk memenuhi beban kerja guru ini, jelasnya, maka tugas guru lainnya selain mengajar bisa dikonversi menjadi beban kerja guru, seperti membimbing siswa, memberikan pengarahan, atau menjadi pembina organisasi ekstra sekolah maupun melatih lembaga pendidikan nonformal yang berada di lingkungan pemerintah.

Mendikbud Muhadjir Effendy Datangi KPK

Muhadjir menyampaikan, misalnya saja guru BP, nanti juga guru ini tidak hanya bertanggung jawab menjadi konsuler di satu sekolah, tetapi juga seluruh sekolah yang berada di satu zona. “Jadi beban kerjanya mulai dari SD, SMP, SMA basis kerja konselor berada di zona walau status kepegawaiannya di satu sekolah tertentu,” jelasnya. Menurut Mendikbud, perluasan tanggung jawab kerja ini juga berlaku bagi guru olahraga ataupun guru kesenian, sehingga nanti tidak diperlukan satu sekolah satu guru kesenian atau olahraga bahkan dalam satu penzonaan maka kemampuan guru untuk berkoordinasi dan berkolaborasi antarsekolah akan semakin

Check Also

Seleksi CPNS Investasi Mahal, Kemenpan-RB: Jangan Sampai Rekrut Orang Salah!

  JAKARTA – Pemerintah terus melakukan reformasi birokrasi, salah satunya dengan meningkatkan kualitas SDM aparatur. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.