Home / Warta / Indonesia Hari Ini / 20 Tahun Reformasi, Masalah Perekonomian Rakyat Masih Dominan
Foto: Okezone/Ari Dwi Satrio

20 Tahun Reformasi, Masalah Perekonomian Rakyat Masih Dominan

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Lembaga Indo Barometer merilis hasil survei nasional yang berfokus pada evaluasi 20 tahun reformasi. Berdasarkan hasil survei Indo Barometer, perekonomian rakyat masih menjadi masalah yang dominan di Indonesia pasca 20 tahun reformasi.

Kemudian, sulitnya lapangan pekerjaan menempati posisi kedua ‎permasalahan yang ada di Indonesia pasca 20 tahun reformasi. Disusul, permasalahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KNN) ada di posisi ketiga.

“Permasalahan paling penting di Indonesia yang banyak dipersepsikan publik adalah, perekonomian rakyat (20,4 persen), sulitnya lapangan pekerjaan (9,3 persen), korupsi dan Nepotisme KKN (7,8 persen),” kata ‎Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari di Hotel Harris Suites Fx Sudirman, Jakarta, Minggu (20/5/2018).

Pameran Fotografi 20 Tahun Reformasi

Tak hanya itu, harga kebutuhan pokok, tingkat kemiskinan, dan meningkatnya fanatik agama Islam berasarkan hasil survey Indo Barometer, juga menjadi satu masalah yang cukup kompleks di Indonesia.

Meskipun masih terdapat sejumlah permasalahan pasca 20 tahun reformasi, hasil survey menunjukkan bahwa demokrasi sudah menuju ke arah yang benar. Sebanyak 79,1 persen publik menilai Indonesia sudah berjalan di sistem demokrasi yang benar.

“Sedangkan publik yang menilai Indonesia sedang bergerak ke arah yang salah sebanyak 11,7 persen, dan yang tidak tahu atau tidak jawab 9,3 persen,” tambahnya.

Monumen 12 Mei Reformasi untuk Mengenang 4 Mahasiswa yang Gugur saat Unjukrasa Menuntut Presiden Soeharto Mundur

Survei Indo Barometer sendiri dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia dengan jumlah sampel sebanyak 1200 responden dan margin of error seira 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden survei merupakan warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random dengan waktu pengumpulan data sejak 15 sampai 22 April 2018. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuisioner.

Check Also

Survei Indo Barometer: Indonesia Jauh Lebih Baik Dibanding Sebelum Reformasi

  JAKARTA – ‎Lembaga Indo Barometer merilis hasil survei evaluasi 20 tahun reformasi. Berdasarkan hasil ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: