_
Home / Inilah Peran Orangtua Terhadap Anak Sekolah Dalam Penggunaan Gadget
Ilustrasi (ist)

Inilah Peran Orangtua Terhadap Anak Sekolah Dalam Penggunaan Gadget

MEDAN, Waspada.co.id – Perkembangan teknologi di masa sekarang menjadikan sebagian pola pikir masyarakat Indonesia juga turut mengalami perubahan.

Salah satunya adalah fenomena penggunaan gadget di tengah-tengah kaum pelajar yang semakin meningkat. Fenomena ini pun memberikan dampak positif dan negatif.

Positifnya, para pelajar bisa mendapatkan berbagai pengetahuan tambahan melalui gadget seperti mencari pembahasan tentang pelajaran atau mencari tau tentang informasi yang tidak ada di dalam buku.

Namun, penggunaan gadget di kalangan pelajar pun memberikan dampak negatif juga. Pasalnya, para pelajar jadi merebah pola pikirnya seperti lebih banyak memakan waktu dengan game online di gadgetnya, mempengaruhi minat pelajar dan masih banyak dampak lainnya.

Menanggapi hal ini, Pengamat Pendidikan, yang juga ketua Lembaga Riset Publik Indonesia (Larispa), Muhammad Rizal Hasibuan,

menuturkan bahwa penggunaan gadget berlebihan akan memberikan pengaruh negatif yang besar kepada pelajar walau di satu sisi berdampak positif.

“Positifnya adalah mereka dapat menjadikan alat tersebut sebagai wadah menggali informasi, seperti mencari bahan belajar dan informasi lainnya. Dan hal negatifnya, penggunaan gadget berlebihan di kalangan pelajar akan membuat pola pikir mereka berubah, apalagi orang-orang yang candu dengan game online, akan lupa waktu, susah bersosialisasi, dan kehidupan mereka lebih banyak dilakukan dengan gadget,” tuturnya.

Nah, tentu ini akan memberikan dampak yang buruk dan akan terus terjadi dengan perkembangan teknologi yang semakin berkembang pesat. Dan di sini tugas yang paling berperan dalam mengawasi penggunaan gadget terhadap anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah adalah orangtua.

“Kenapa peran orangtua sangat penting? karena melalui pengawasan merekalah, anak-anak akan mudah terkontrol dan tau penggunaan gadget jam-jam kapan saja yang harus digunakan, sehingga semua harus berbarengan, minat belajar tak terganggu, penggunaan gadget untuk menggali informasi juga tidak terganggu,” ungkapnya.

Intinya adalah, pergunakan gadget dengan sebagaimana mestinya, gunakan untuk mencari hal-hal yang positif terutama penggunaan di kalangan pelajar yang masih duduk di bangku sekolah.

“Selain itu, pengawasan juga harus dilakukan oleh pihak sekolah, agar membatasi penggunaannya, terutama saat berada di lingkungan sekolah. Pihak pengajar harus membimbing bagaimana menggunakan gadget yang positif dan berinternet baik,” pungkasnya.(wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Panjat Pinang, Tradisi Kemerdekaan Tak Lekang Oleh Waktu

PERCUT SEITUAN, Waspada.co.id – Memeriakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, berbagai cara unik dilakukan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.