Home / Inflasi Sumut Masih di Atas Nasional
Ilustrasi

Inflasi Sumut Masih di Atas Nasional

MEDAN, WOL – BPS Mengungkapkan, inflasi Sumut di  Bulan Januari 2016  sebesar 0.88% jauh di atas rata-rata inflasi nasional yang hanya 0.51%.

Tekanan inflasi ini naik di banding Bulan Desember lalu telah mengalami lonjakan inflasi di atas 1%.

Menurut Ekonom Sumut Gunawan Benjamin, pengendalian inflasi untuk bulan Desember dan Januari ini di wilayah Sumut cukup mengecewakan. Hal tersebut berbanding terbalik dengan harapan laju inflasi bisa menurun dengan penurunan harga BBM.

Memang ada sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan, seperti komoditas bawang,  kentang namun meroketnya harga pangan  memicu meroketnyalaju inflasi.

“Secara kolektif pengendalian komoditas bawang dan kentang tersebut memang jadi masalah nasional. Kalau sebelumnya dikuatirkan harga daging menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar, namun pemerintah pusat sigap dengan cara mencabut PPN sebesar 10%. Sehingga harga daging kembali normal dan tidak menyulut laju kenaikan inflasi,” tuturnya.

Kebijakan pemerintah pusat memang awalnya dituding bisa menjadi pemicu inflasi. Kalau untuk upah tukang bangunan memang kerap disesuaikan di akhir tahun ataupun diawal tahun. Sehingga harga rumah juga bisa mengalami kenaikan.

Gunawan menambahkan, “Saya masih optimis jika Sumut masih akan mampu mengendalikan ifnlasi sesuai dengan target. Akan tetapi akan lebih baik lagi jika inflasi di wilayah ini lebih mampu dikendalikan. Kita mengharapkan ada kebijakan lanjutan terkait dengan pengendalian harga di masyarakat.

Pada dasarnya bawang menjadi salah satu komoditas yang bisa dikendalikan dengan cara menyediakan pasokan lewat cold storage. Namun membangun industri cold storage tersebut tidaklah mudah. Sekalipun pemerintah telah memasukan industri tersbeut sebagai salah satu industri yang dihapus dari daftar negative investasi.

“Namun industri seperti ini membutuhkan sinergi kebijakan dalam penyediaan pasokan yang akan dimasukan dalam cold storage. Nah sinergi kebijakan pangan dan regulasi impor harus pas disini. Sehingga ada jaminan investasi dari sisi bisnisnya,”tutupnya.(wol/eko/data1)

Check Also

Bus Masuk Jurang, 18 Orang Dievakuasi dan 6 Orang Dikabarkan Tewas

TOBASA, Waspada.co.id – Bus yang membawa rombongan dalam perjalanan menghadiri pesta pernikahan masuk jurang sedalam ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: