Home / Hari Ketiga Penertiban Asmara Subuh, Pelanggar Disuruh Push-up
WOL Photo

Hari Ketiga Penertiban Asmara Subuh, Pelanggar Disuruh Push-up

MEDAN, WOL – Hari ketiga razia asmara subuh, tim penertiban menerapkan aturan yang berbeda. Jika pada hari sebelumnya hanya diberikan peringatan bahkan menyita kendaraan yang tidak melengkapi surat, kali ini pelaku pelanggaran mendapatkan sanksi berupa push-up dan squat-jump. Salah satu contohnya yang dialami seorang mahasiswa Sekolah Pelayaran Belawan. Ia kedapatan tidak menggunakan plat nomor kendaraan.

Dari penertiban ini, tim gabungan yang terdiri dari unsur Polrestabes Medan, Marinir, Denpom I/5 Medan, TNI AU, Dinas Perhubungan Kota Medan, Kodim 0201/BS, Satpol PP Kota Medan beserta seluruh unsur Kecamatan Medan Sunggal berhasil mengamankan empat unit sepeda motor tanpa kelengkapan surat dan kondisi tanpa body.

Dalam razia kelangkapan kendaraan bermotor yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut, tim gabungan kemudian menghentikan seorang pria mengenakan kaos loreng salah satu dari satuan TNI yang mencoba menerobos hadangan. Lantaran mengenakan kaos loreng, tiga petugas Denpom I/5 Medan pun langsung mengintrogasinya.

Ternyata pria itu bukan aparat TNI dan STNK sepeda motor yang dikendarainya tidak sesuai dengan nomor polisi. Di STNK, masa berakhir tertulis 2015, sedangkan di nomor polisi tertera 2020. Ketika itu dipertanyakan, pria bersangkutan tidak bisa menjawabnya. Kemudian tim gabungan memeriksa bagasi di bawah jok sepeda motornya, ditemukan kemeja merah lengan pendek bergaris-garis.

Salah seorang petugas Denpom I/5 langsung memerintahkan pria itu untuk melepaskan kaos loreng yang dikenakannya dan mengenakan kemaja merah lengan pendek tersebut. “Anda tidak berhak mengenakan kaos loreng ini. Kalau tidak terima, silahkan anda ambil di Kantor Denpom I/5,” tegas seorang petugas Denpom.

Penertiban berjalan dengan lancar meski ada beberapa pengendara sepeda motor coba melawan dengan jalan menerobos hadangan tim gabungan. Namun upaya mereka sia-sia, sebab tim gabungan lebih cepat dan berhasil menghentikan mereka. Setelah diperiksa, umumnya pengendara yang nekat menerobos ini karena tidak memiliki kelengkapan surat sepeda motor yang dikendarainya.

Usai penertiban, Kanit Shabara Polsek Medan Sunggal, AKP Enan Surbakti, mengucapkan terima kasihnya karena penertiban yang dilakukan berjalan dengan aman dan lancar. Dia menilai, penertiban yang dilakukan pagi ini cukup berhasil, sebab selain melakukan penilangan, juga mengamankan sejumlah sepeda motor karena pengendaranya tidak dapat menunjukkan SIM maupun STNK.

“Semoga penertiban yang kita lakukan ini memberikan manfaat bagi masyarakat pengguna jalan. Kita berharap penertiban ini dapat memberikan efek jera agar tidak ada yang ugal-ugalan di jalan raya,” harapnya.(wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Bus Masuk Jurang, 18 Orang Dievakuasi dan 6 Orang Dikabarkan Tewas

TOBASA, Waspada.co.id – Bus yang membawa rombongan dalam perjalanan menghadiri pesta pernikahan masuk jurang sedalam ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: