Home / Warta / Mancanegara / Ditolak Hadiri Pemakaman McCain, Trump Pilih Main Golf
Donald Trump (foto dokumentasi Reuters)

Ditolak Hadiri Pemakaman McCain, Trump Pilih Main Golf

VIRGINIA, Waspada.co.id – Saat sejumlah tokoh penting menghadiri dan memberikan eulogi dalam pemakaman dan penghormatan terakhir kepada senator AS John McCain di Washington, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunjungi salah satu lapangan golf miliknya pada Sabtu (1/9),

Dikutip dari CNN, Iring-iringan Presiden Trump tiba di Trump National Golf di Loudon, Virginia, saat sejumlah tokoh menyampaikan eulogi kepada McCain di Washington National Cathedral.

Tentara secara perlahan membawa peti mati itu ke katedral tersebut dan keluar lagi sesudah dua setengah jam misa itu. Anggota terkemuka pemerintahan Trump, termasuk puterinya, Ivanka, dan menantunya, Jared Kushner, hadir, begitu pula kepala staf Gedung Putih John Kelly dan penasihat keamanan negara John Bolton.

Di antara para tamu lain yang hadir, terlihat mantan Presiden Barack Obama dan George W. Bush, Bill Clinton dan mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, mantan calon presiden Partai Republik Mitt Romney, pelawak Jay Leno, dan mantan senator Bob Dole dan John Kerry.

baca: Obama dan Bush ‘Sindir’ Trump

Dalam euloginya putri McCain, Meghan mengungkit soal slogan kampanye yang digunakan oleh Trump seperti dikutip dari AFP.

“Amerika dalam pandangan John McCain tak perlu dibuat hebat karena Amerika selalu hebat,” kata dia di hadapan para tamu termasuk putri Trump, Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner.

Di hari yang sama Trump terlihat mengenakan sebuah topi bertulis slogan kampanyenya, “Make America Great Again”.

McCain adalah salah satu tokoh yang paling keras mengkritik Trump. Dia bahkan menegaskan salah satu permintaan terakhirnya adalah tidak menginginkan Trump menghadiri acara pemakamannya.

McCain wafat pada 25 Agustus lalu. Trump membutuhkan waktu selama beberapa hari sebelum mengeluarkan pujian kepada McCain. Dia juga akhirnya bersedia mengibarkan bendera setengah tiang di Gedung Putih setelah mendapat tekanan publik.

baca: Ini Penyakit Yang Renggut Nyawa John McCain

Perseteruan Trump dan McCain bermula saat Trump mengumumkan pencalonannya sebagai Presiden AS dari partai Republik pada Juni 2015. Saat itu Trump menyatakan banyak imigran Meksiko adalah kriminal dan pelaku pemerkosaan.

McCain mengkritik pernyataan Trump itu yang menurutnya menggunakan bahasa yang bisa memicu kekisruhan. Sementara Trump membalasnya dengan mengejek McCain sebagai badut yang akhirnya lulus dari akademi angkatan laut Amerika Serikat.

Trump kembali menyerang McCain terkait pengabdiannya di miiter dengan mengatakan bahwa dirinya menyukai orang-orang yang tak ditangkap. McCain diketahui pernah menjadi tahanan perang saat Perang Vietnam meletus tahun 1967. (wol/cnn)

Tags:

Check Also

Kim Jong-un Sepakat Tutup Fasilitas Rudal

PYONGYANG, Waspada.co.id – Korea Utara sepakat untuk menutup situs uji coba rudal mereka di bawah pantauan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: