Home / Debu Sinabung “Sambut” Ramadhan di Medan
WOL Photo/Ega Ibra

Debu Sinabung “Sambut” Ramadhan di Medan

MEDAN, WOL – Debu akibat dari erupsi gunung Sinabung sudah sampai di Medan hari ini, Rabu (17/6), sekitar pukul 08.00 WIB. Menurut amatan Waspada Online di sejumlah Kecamatan, daerah yang lebih dahulu di lalui debu tersebut yakni Kecamatan Medan Tuntungan, Sunggal, Amplas, Polonia, Helvetia, Maimun dan Kecamatan Medan Kota.

Informasi yang di dapat, saat ini sedang terjadi muntahan awan panas di mulut kawah sinabung seperti biasanya. Namun debu yang mengarah ke Kota Medan ini disebabkan perubahan arah angin ke Timur. Padahal biasanya, arah angin menuju Tenggara.

Meskipun begitu, aktifitas warga Kota Medan tidak ada yang berubah. Semua berjalan sebagaimana biasanya. Akan tetapi masih banyak warga Medan yang belum menyadari dampak dari terpapar atau menghirup debu vulkanik dari gunung Sinabung. Banyak diantara warga yang enggan menggunakan masker, walaupun mereka melihat debu vulkanik itu berterbangan dibawa angin.

Padahal, jika seorang manusia terhirup debu vulkanik, akan mengganggu sistem pernafasan. Sebab debu vulkanik mengangung silica (sejenis kaca) yang dapat merusak paru-paru manusia.

Hasil pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan menunjukkan debu vulkanik hasil erupsi Gunung Sinabung telah sampai ke Kota Medan.

Menurut Staf Pelayanan Data BMKG Wilayah I Medan Rika Karyani, debu vulkanik tersebut dibawa angin dari arah Kabupaten Karo yang memiliki kecepatan sekitar 15-20 knot yang menuju arah Barat Daya Sumatera. Dengan kecepatan angin yang cukup kencang tersebut, debu vulkanik itu bisa sampai ke Kota Medan sejak pagi hari.

Bahkan, dari pemantauan yang dilakukan BMKG, debu vulkanik itu juga meliputi sejumlah daerah di pantai timur Sumut seperti Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kabupaten Deliserdang.

Akan tetapi pihaknya tidak dapat mengetahui tingkat ketebalan debu yang keluar dari erupsi Gunung Sinabung tersebut.

“Kami tidak tahu karena itu bukan ruang lingkup kami,” kata Rika, Rabu (17/6).

Meski demikian, BMKG memastikan abu vulkanik ini akan hilang dengan kemungkinan hujan yang turun sore hingga malam hari. BMKG juga menghimbau masyarakat yang beraktifitas di luar ruangan untuk menggunakan masker agar debu vulkanik tidak terhirup.  (wol/muhammad rizki/data1)

Penulis: CAESSARIA INDRA DIPUTRI
Editor: AGUS UTAMA

Check Also

Bus Masuk Jurang, 18 Orang Dievakuasi dan 6 Orang Dikabarkan Tewas

TOBASA, Waspada.co.id – Bus yang membawa rombongan dalam perjalanan menghadiri pesta pernikahan masuk jurang sedalam ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: