_
Home / Catat Sejarah, Paus Fransiskus Berkunjung ke Uni Emirat Arab
getty images

Catat Sejarah, Paus Fransiskus Berkunjung ke Uni Emirat Arab

ABU DHABI, Waspada.co.id – Awal tahun ini ditandai Paus Fransiskus dengan melakukan suatu kunjungan bersejarah. Pemimpin Agama Katolik itu menjadi yang pertama yang menjejakkan kakinya di Jazirah Arab, yang juga dikenal sebagai tempat lahirnya agama Islam.

Pesawat yang ditumpangi Paus telah mendarat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab saat ini, dan akan berada di sana selama 48 jam ke depan untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah ulama Islam serta hadir dalam pertemuan terbuka yang bakal diikuti setidaknya 135 ribu orang.

Seperti dikutip dari AFP, di Uni Emirat Arab sendiri saat ini diperkirakan ada sekitar 2,6 juta warga yang menganut keyakinan Katolik, mayoritas adalah ekspatriat di sana.

Setelah tiba di Abu Dhabi, pada Senin (4/2), Paus Fransiskus dijadwalkan menggelar pertemuan dengan Imam Besar Masjid al-Azhar Kairo, Sheikh Ahmed al-Tayeb, yang merupakan panutan bagi Muslim Sunni.

Selanjutnya, keesokan harinya sebelum terbang kembali ke Vatikan, Paus akan memimpin pertemuan terbuka.

Paus Fransiskus menjadi paus pertama yang mengunjungi semenanjung Arab, yang juga merupakan rumah bagi sekitar satu juga umat Katolik Roma.

Kunjungan Paus Fransiskus ini merupakan tindak lanjut dari undangan putra mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed bin Zayed al-Nahyan, untuk ikut serta dalam konferensi antaragama.

Paus Fransiskus akan menghadiri Misa pada hari Selasa (5/2) mendatang, yang diharapkan akan dihadiri 120.000 orang.

Kunjungan ini akan diawasi dengan cermat untuk setiap referensi tentang perang di Yaman.

Sebelumnya, Paus Fransiskus mengutuk konflik itu, di mana UEA terlibat sebagai bagian dari koalisi yang dipimpin Saudi.

Tahun lalu, Paus mengimbau masyarakat internasional “untuk menghindari memburuknya situasi kemanusiaan yang sudah tragis” di Yaman.

UEA juga merupakan rumah bagi hampir satu juta umat Katolik Roma, kebanyakan dari mereka berasal dari Filipina atau India.

Dalam sebuah pesan video pada hari Kamis, Paus berkata: “Saya senang atas kesempatan ini yang Tuhan berikan kepada saya untuk menulis, di tanah Anda, halaman baru dalam sejarah hubungan antar agama.

“Iman kepada Tuhan menyatukan dan tidak memecah belah, itu membuat kita semakin dekat meskipun ada perbedaan, itu menjauhkan kita dari permusuhan dan kebencian.”

Dia menyebut UEA sebagai “negara yang berusaha menjadi model koeksistensi, persaudaraan manusia, dan tempat pertemuan di antara beragam peradaban dan budaya”.

Para pejabat Vatikan mengatakan mereka berharap kunjungan itu akan membuka jalan bagi kehadiran gereja yang lebih kuat di UEA, untuk melayani komunitas Katolik.

“Kami membutuhkan lebih banyak gereja. Kami membutuhkan lebih banyak imam,” kata seorang pejabat, dikutip oleh Reuters. (cnn/bbc)

Check Also

Panjat Pinang, Tradisi Kemerdekaan Tak Lekang Oleh Waktu

PERCUT SEITUAN, Waspada.co.id – Memeriakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, berbagai cara unik dilakukan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.