_
Home / Sumut / Warga Protes Proyek Tol
foto: Waspada

Warga Protes Proyek Tol

PERBAUNGAN, WOL – Seratusan warga Dusun II dan Dusun III yang didominasi ibu rumah tangga mendatangi kantor PT Pembangunan Perumahan (PP) di pintu jalan tol Dusun III, Desa Sei Jenggi, Kamis (3/3).

Mereka memprotes aktivitas truk galian C yang keluar-masuk lokasi proyek jalan tol sehingga menyebabkan debu berterbangan dan mengganggu kesehatan masyarakat. Paridah dan Ervida, warga Dusun II dan III Desa Sei Sijenggi, didampingi seratusan warga lainnya mengatakan aktivitas truk galian C yang menghasilkan debu, sehingga masyarakat berisiko terserang penyakit gangguan pernafasan dan mata.

“Sedangkan material tanah yang berjatuhan di sepanjang Jalinsum dan disiram pihak perusahaan, menyebabkan badan jalan becek dan licin. Akibatnya, banyak pengendara sepeda motor terjatuh,” kata Paridah.

Mereka menuntut kompensasi kebersihan dan kesehatan kepada pihak rekanan yang mengerjakan proyek jalan tol. Mereka juga meminta putra daerah setempat ikut dipekerjakan di lokasi proyek. Jika tuntutan tidak dipenuhi, mereka akan kembali demo dengan jumlah massa lebih banyak.

Warga sekitar juga mengeluhkan pihak rekanan telah memperjualbelikan tanah galian C jalan tol ke masyarakat dengan harga Rp180-300 ribu per dump truk. M Yusuf, Septy PT PP, menyatakan pihak PT PP telah mensubkontrakkan pekerjaan penimbunan jalan tol kepada rekanan PT Sarana Baja Perkasa (SBP).

Pihaknya akan menyampaikan tuntutan warga ke SBP pada saat rapat. Terkait limbah galian C jalan tol yang diperjualbelikan, pihak PT PP tidak tahu menahu. Jika ada limbah galian C, maka harus dibuang bukan diperjualbelikan.

Saat aksi berlangsung, Karno selaku mandor lapangan PT SBP, datang ke lokasi. Namun Karno tidak bisa memberikan jawaban atas tuntutan masyarakat. Saat dikonfirmasi terkait limbah galian C dari lokasi jalan tol yang diperjualbelikan dengan harga beragam, Karno menyatakan tidak tahu menahu. Setahu dia, limbah tidak diperjualbelikan, tetapi dibuang ke warga.

Kapolsek Perbaungan, AKP Andri Manalu, memfasilitasi pertemuan antara pihak PT PP dengan perwakilan warga, namun belum menemukan solusi. Mediasi akan dilanjutkan pada Senin (7/3) mendatang.(wol/aa/waspada)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Mantap! STIK-P Makin ‘Go International’

MEDAN, Waspada.co.id – Setelah menerima kunjungan mahasiswa jurnalistik School of Communication di Universiti Sains Malaysia ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.