Breaking News
Home / Sumut / Wali Kota Tanjungbalai Salurkan Bantuan Korban Banjir
WOL Photo
WOL Photo

Wali Kota Tanjungbalai Salurkan Bantuan Korban Banjir

TANJUNGBALAI, WOL – Wali Kota Tanjungbalai, HM Syahrial, memberikan bantuan korban banjir di dua Kecamatan Kota Tanjungbalai, yakni Kecamatan Datuk Bandar, dan Datuk Bandar Timur serta Wilayah Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.

Pemberian bantuan itu turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi dan Wakil Bupati Asahan, Surya B.Sc. Hal itu guna melihat langsung kondisi lapangan dan bertemu dengan masyarakat yang terkena musibah banjir.

“Bantuan yang kita sampaikan ini merupakan bentuk kepedulian Pemko Tanjungbalai terhadap masyarakat yang menjadi korban banjir,” ungkap Syahrial, Sabtu (11/11).

“Ini merupakan rasa empati saya yang terdalam kepada para korban. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat menyemangati serta memberikan semangat bagi masyarakat dan kuat menghadapi cobaan ini,” sambung Wali Kota termuda se Indonesia tersebut.

Diketahui Gubsu beserta rombongan tiba dilokasi tepatnya di Jalan Pasar Traktor langsung menyapa masyarakat dan memberikan bantuan dari Pemerintah Propinsi Sumatera Utara, Pemko Tanjungbalai dan Pemkab Asahan kepada korban musibah banjir baik di klKota Tanjungbalai maupun Asahan.

Dalam arahannya, Erry, menekankan setelah masa tanggap darurat nanti, akan dilakukan rehab dan rekon terhadap lokasi serta rumah warga yang menjadi korban, baik yang hanyut maupun yang rusak akibat diterjang banjir.

“Setelah proses tanggap darurat nanti, pemerintah akan melakukan proses rehab dan rekon,” tegasnya.

Selama proses tanggap bencana ini, sambung Gubsu, berharap kepada pemerintah se tempat untuk melakukan tiga hal, pertama upaya untuk menempatkan warga korban bencana di tenda maupun lokasi penampungan yang layak.

Kedua, memberikan bantuan logistik mulai dari kebutuhan makanan, air bersih dan lainnya. Serta ketiga, mendirikan Posko kesehatan, sebab dengan kondisi paska banjir banyak warga yang rentan terkena berbagai macam penyakit.

“Walaupun tidak di dalam tenda, namun tempat penampungan atau lokasi lainnya yang layak dapat digunakan. Seperti di masjid atau di lokasi sarana lainnya yang bisa digunakan untuk sementara waktu,” harap Erry sembari menuturkan kepada pemerintah daerah agar tetap dan terus melakukan koordinasi terutama tentang rehab dan rekon nanti karena banyak rumah warga yang rusak.(wol/lvz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Istimewa

LIPPSU Akan Bahas Lagi Sport Centre Menuju PON 2024

MEDAN, WOL – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) kembali akan menggelar diskusi publik ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.