_
Home / Sumut / Wagubsu dan Kadis Lingkungan Hidup Pantau Geoarea Geopark Kaldera Toba
foto: Wagubsu Nurhajizah Dr. Marpaung, Kadis Lingkungan Hidup (LH) Sumut Hidayati, dan para jurnalis mengunjungi obyek wisata Sipinsur di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kamis (24/8).

Wagubsu dan Kadis Lingkungan Hidup Pantau Geoarea Geopark Kaldera Toba

MEDAN, WOL – Sebagai upaya untuk mempercepat proses pengusulan Geopark Kaldera Toba (GKT) masuk dalam Global Geopark Network (GGN) UNESCO, Wagubsu Dr Nurhajizah Marpaung, langsung melakukan pemantauan ke beberapa geoarea dan geosite GKT, Kamis (24/8).

Wagbusu bersama Kepala Dinas BLH Sumut, Hidayati melakukan pemantauan ke lokasi geosite GKT, seperti ke Tugu Aritonang Muara, Hutaginjang, Sipinsur dan Bakkara. Dengan pemantauan ini diharapkan dapat diketahui bagaimana kondisi eksisting dari empat geoarea dan 16 geosite GKT.

“Tadi saya sudah ke Tugu Aritonang, nanti saya mau mencoba berkoordinasi dengan yang mempunyai tugu, agar daerah tersebut dapat dijadikan geosite. Mudah-mudahan diperbolehkan. Sehingga nanti di situ dapat kita buat taman. Nanti akan kita cari CSR-nya, BUMN atau BUMD yakni orang yang mau membuatkan taman di situ,” ujar Nurhajizah.

Selanjutnya kata Nurhajizah, dirinya juga melihat geoarea Hutaginjang. Di lokasi ini kata dia akan dibuatkan taman yang didesain dengan baik, selain itu juga ada pemandian kerbau di bawah taman yang dipagar, sehingga ketika orang berkunjung ke Hutaginjang, orang dapat melihat bagaimana kerbau mandi.

“Ini kan pemandangan alami yang banyak dicari oleh turis asing, makanya ini coba kita buat di situ,” jelasnya sembari mengatakan kalau Pemprovsu juga akan memperbaiki infrastruktur jalan menuju lokasi tersebut.

Begitu juga lanjut Nurhajizah, untuk geosite Sipinsur, ke depannya akan dibuat taman edukasi, di mana nantinya ada joging track dan arena permainan dan lainnya. Dikatakannya, masing-masing geoarea tersebut nantinya didesain dengan tema yang berbeda beda, aka nada panel-panel edukasi geopark kaldera toba, sehingga orang tidak bosan dan ingin mengunjungi ke seluruhan geoarea dan geosite GKT.

“Nanti akan ada mapping atau peta geoarea dan geosite GKT, sehingga kalua orang sampai ke Sumut dia sudah tahu mau berkunjung kemana,” jelas Nurhajizah.

Ditambahkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provsu, Hidayati, pemantauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi eksisting geoarea dan geosite GKT, selain itu juga sebagai upaya untuk pemenuhan rekomendasi GGN UNESCO, di mana di dalamnya harus terdapat taman edukasi geopark.(wol/rdn/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Wagubsu Rayakan Idul Adha Bersama Masyarakat

BESITANG, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, menyembelih sembilan hewan kurban bersama ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.