_
Home / Sumut / Wagubsu Berharap Akses Keuangan di Daerah Meningkat
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Wagubsu Berharap Akses Keuangan di Daerah Meningkat

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, menerima kunjungan silaturahim dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional V Sumbagut, Yusuf Ansori, di ruang kerjanya, Senin (15/7).

“Tadi saya sudah mendengar program-program yang dilaksanakan oleh Tim Percepatan Keuangan Daerah (TPKAD) di Sumut. Saya akui program-program yang disampaikan sangat menarik dan banyak manfaat untuk masyarakat. Kalau bisa sosialisasi terkait akses keuangan tersebut ditingkatkan di seluruh kabupaten/kota Sumut,” ucap Wagubsu.

Berbagai program khususnya yang meyangkut percepatan akses keuangan di daerah-daerah menjadi pembahasan. Salah satu program TPKAD yang dimaksud Wagub adalah Laku Pandai, yakni program layanan keuangan tanpa kantor.

Program berupa agen-agen bank di tengah masyarakat yang memberikan kemudahan untuk melakukan transaksi perbankan. Sistem keuangan inklusif ini memungkinkan masyarakat membuka rekening tabungan, menabung, menarik dana, kredit mikro, dan lainnya melalui perantara agen bank.

“Agen bank yang berasal dari masyarakat itu sendiri tentunya memberikan rasa nyaman bagi masyarakat untuk tidak takut melakukan layanan keuangan. Tidak bisa kita pungkiri, masih banyak masyarakat yang tidak akrab dengan perbankan dan takut mencoba layanan bank. Padahal, banyak program yang bisa mendukung usaha-usaha masyarakat,” ujar Wagub alias Ijeck.

Selain itu, penguatan Swasembada Pangan lewat akselarasi pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang juga memberikan jaminan asuransi bagi petani dan peternak, menurut Wagub juga penting. Begitu juga dengan optimalisasi poros maritim lewat pemberian jaminan asuransi bagi nelayan.

“Saya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas-dinas terkait agar semakin gencar turut membantu sosialisasi program-program askses keuangan ini kepada dinas-dinas kabupaten/kota Sumut. Sehingga mereka di daerah bisa menikmati layanan ini, mungkin banyak yang belum tahu,” katanya.

Kepala OJK Regional V Sumbagut, Yusuf Ansori, membenarkan tingkat kepesertaan masyarakat khususnya kabupaten perlu ditingkatkan lagi. Seperti program Laku Pandai, tingkat partisipasi masyarakat Sumut masih 55,23 % per Juni tahun 2019. Sementara, target dan harapan harus mencapai 75 persen.

“Tapi Alhamdulillah, usaha-usaha ini sudah lumayan menunjukkan hasil dan dinilai berjalan baik. Kita masuk nominasi award September nanti. Mudah-mudahan kita menjadi salah satu yang menerima penghargaan,” harap Yusuf.

Yusuf juga membahas rencana potensi penerbitan obligasi daerah, yakni pendanaan di pasar modal sebagai pembiayaan alternatif di luar APBD dalam melakukan pembangunan. Terkait hal tersebut, akan dibahas lebih lanjut pada rapat High Level Meeting. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Kepada Lulusan ITM, Gubsu: Jadilah Sarjana Yang Bisa Ubah Sumut

MEDAN, Waspada.co.id – Menjadi sarjana berarti melangkah maju ke sebuah fase di mana seseorang terjun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.