_
Home / Sumut / Ustadz Tengku Zulkarnain: Sumut Perlu Pemimpin Tegas
WOL Photo/Ist

Ustadz Tengku Zulkarnain: Sumut Perlu Pemimpin Tegas

MEDAN, WOL – Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Pusat Ustadz Tengku Zulkarnain menegaskan, Sumatera Utara memerlukan pemimpin yang tegas dan bisa melihat berbagai persoalan yang terjadi di daerah ini.

Hal itu disampaikan dalam tausyiah Subuh berjamaah di Masjid Al Mussanif, Cemara Asri, Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Jumat (22/12). Hadir dalam kesempatan itu tokoh muda yang juga Ketua Yayasan Haji Anif H Musa Rajekshah, Sekretaris Umum MUI Sumut Dr H Ardiansyah, Lc.MA, Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumut Ir H Yahdi Khoir Harahap, MBA, serta jamaah yang datang dari Medan dan Deliserdang.

Menurut Ustadz Tengku Zulkarnain, perlunya pemimpin yang tegas karena selama ini pembangunan di Sumut tidak berjalan dengan baik dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia.’’Saat saya berjalan ke Aceh, Riau dan Sumbar, sarana infrastrukturnya khususnya badan jalan provinsi sangatlah baik. Namun hal itu tidak saya temukan saat saya melintasi jalan Provinsi di Sumut,’’ terang Ustadz Zulkarnain.

Ustadz Zulkarnain juga menyoroti lemahnya dukungan pemerintah terhadap rumah ibadah. Dalam catatannya ada 12 masjid di Sumut yang hilang dan belum ada penyelesaiannya apakah dibangun di tempat semula atau dilakukan gugatan oleh Pemda.

“Padahal salah satu kewajiban pemerintah adalah melindungan umat beragama. Pasal 29 UUD 1945  disebutkan ayat 1:  Negara Berdasar Atas Ketuhanan Yang Maha Esa, ayat 2: Negara menjamin kemerdekaan  tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama  dan kepercayaannya itu. Artinya negara wajib melindungi keberadaan tempat beribadah umatnya, lalu mengapa ada masjid yang harus hilang tanpa ada upaya dari pemerintah daerah menyelamatkannya,” terang Ustadz Zulkarnain.

Disebutkan Ustadz Zukarnain, untuk mengubah nasib haruslah mengadu kepada Allah SWT dan rumah Allah adalah masjid. Oleh karena itu kita harus mengadu ke masjid  karena banyak rahmat di sana. Upaya menjaga dan membersihkan masjid merupakan salah satu upaya masjid tetap terjaga kesuciannya. Ustadz Zulkarnain mengaku salut dengan perjuangan Yayasan Haji Anif selama 16 tahun membersihkan masjid di Sumut.

“Baru ini saya tahu ternyata Ketuanya H Musa Rajekshah, dan merupakan cucu seorang Hafiz Quran. Semoga Allah melimpahkan rahmat NYA kepada cucu Hafiz Quran (Musa Rajekshah) mencapai apa yang diniatkan karena hatinya dekat ke masjid,” doa Ustadz Zulkarnain.

Dilanjutkannya, menjadi pemimpin itu haruslah imannya yang bagus dan tidak menjual iman dan rakyatnya hanya karena segelintir kepentingan. Pemimpin itu harus mampu menjadi pelayan bagi rakyatnya. Sebagai contoh, saat ini sebatang rokok harganya Rp1.500 sementara satu kg sawit harganya Rp1.250. Menurutnya rakyat tidak tahu apa-apa mengenai harga, dan pemimpinnyalah yang harus mengubahnya dengan memperjuangkan harga sawit itu tidak setara dengan sebatang rokok.

“Kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Dan Sumut potensinya besar perlu pemimpin yang bisa melihat berbagai persoalan. KKN di Sumut luar biasa perlu, pemimpin tegas dan sanggup mengatakan tidak demi kepentingan rakyat. Kalau Ananda (Musa Rajekshah) menang jangan sampai agama ini rusak.Rakyat itu tergantung pemimpin. Pemimpin tergantung ulama. Rakyat rusak karena pemimpinnya rusak. Pemimpinnya rusak karena ulama bisa disuap. Jangan jadi ulama penjilat,’’ terangnya.

Dijelaskannya, juga jika Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah memiliki kecukupan syarat untuk menjadi pemimpin dimana ilmunya luas dan memiliki badan yang sehat. Dan dirinya mendoakan keduanya terpilih sekaligus mengingatkan jika terpilih perbaikilah sarana dan prasarana yang saat ini sangat dikeluhkan rakyat di Sumut. “Jalan bagus, sekolah bagus, Puskesmas bagus, Insya Allah rakyat akan senang,” demikian kata Ustadz Tengku Zulkarnain.

Jaga Silaturahmi
Sebelumnya dalam sambutannya usai Sholat Subuh berjamaah, H Musa Rajekshah tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada jamaah yang hadir untuk terus meramaikan kegiatan sholat lima waktu tanpa henti.’’Insya Allah, daerah kita akan dijauhkan dari bencana kalau umat istiqomah menunaikan sholat berjamaah dan meramaikan masjid,” terangnya.

Pada kesempatan itu, tidak bosannya H Musa Rajekshah tetap memohon doa restu dan doa ikhas untuk dirinya bersama Edy Rahmayadi yang akan maju dalam Pilkada 2018 mendatang.

“Jika amanah jabatan ini kami emban, Insya Allah niat kami adalah bagaimanamembangkitkan semangat umat untuk bersemangat dalam menjalankan kehidupan. Mari juga kita doakan agar niat Pak Edy Rahmayadi tidak akan terhalangi dan marilah  kita umat Islam kompak dan bersatu dapat diperjuangkan bersama. Semoga silaturahim dapat terjaga,” terangnya.

Dikatakan pria yang merupakan Ketua PMI Kota Medan dan Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia Sumatera Utara itu, dengan kekompakan dan semangat kebersamaan Insya Allah Sumut akan lebih maju bermartabat dan apa yang dicita-citakan dalam membangun daerah ini lebih baik lagi ke depan akan tercapai. (wol/ags/rls/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Dirgahayu Sumatera Utara Ke-71: Wujudkan Sumut Bermartabat dan Sukseskan Pemilu 2019

Waspada.co.id – Rakyat Sumatera Utara (Sumut) patut besukaria. Karena di bulan April ini ada dua ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.