Home / Sumut / Tokoh Masyarakat Ini Terharu di Hadapan Ijeck
WOL Photo/Ist

Tokoh Masyarakat Ini Terharu di Hadapan Ijeck

PERCUT SEITUAN, WOL – Ketua Yayasan Haji Anif, Musa Rajekshah melakukan lawatan ke Desa Pematang Lalang, Percut Seituan Kabupaten Deliserdang Sumut, Senin (12/3). Di desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Serdang Bedagai itu, Ijeck melakukan serah terima Madrasah Al Jama’iyah ke masyarakat.

Saat acara formal, tokoh masyarakat Desa Pematang Lalang, Abdul Haris menjadi yang pertama memberi kata sambutan. Pak Haris, sapaannya, dalam raut haru mengaku bersyukur ada orang yang sangat peduli dengan keberadaan pendidikan agama di desa tersebut.

“Ini perhatian yang tak terhingga. Madrasah yang berdiri tahun 1980-an ini awalnya hanya pondasi bambu reot dan sekarang sudah berdiri tegak dengan batu dan keramik. Kami berterimakasih banyak kepada Yayasan Haji Anif dan Pak Ijeck,” kata Pak Haris dengan mata berkaca-kaca.

Memohon maaf karena emosional dan meneteskan air mata, Pak Haris mengakui tak sanggup berkata banyak.

“Ini mungkin karena saya sudah lama berdoa dan mengimpikan agar madrasah ini ada yang memperhatikan. Agar anak-anak di sini bisa menyenyam pendidikan agama. Alhamdulillah sekarang sudah berdiri tegak,” imbuh Pak Haris terbata-bata.

Sekretaris Desa Pematang Lalang, J Silalahi mengapresiasi kepedulian Musa Rajekshah terhadap generasi Desa Pematang Lalang. “Saya gak tau mau bilang apa. Mau nangis rasanya. Kenapa desa kami seperti ini dan jarang ada yang peduli. Baru inilah ada yang peduli,” katanya.

Meski non Muslim, Silalahi menegaskan pihaknya sudah berjuang untuk mencari bantuan agar pemerintah bisa peduli terhadap madrasah dan pendidikan agama bagi anak-anak yang beragama Muslim.

“Karena pendidikan agama ini kan pondasi. Mau jadi apa kalau anak-anak kita tidak dibekali pendidikan agama,” kata Silalahi.

Silalahi sedikit bercerita saat dirinya pertama kali datang ke Desa Pematang Lalang tahun 1986. “Saat itu pondasi madrasah hanya bambu reot seperti yang diceritakan Pak Haris tadi. Kami mengajukan bantuan ke tingkat kabupaten dan provinsi tapi hasilnya nihil,” kata Silalahi.

Sementara itu, Musa Rajekshah yang juga Calon Wagubsu mengatakan kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan kampanye atau Pilgubsu.

“Kalau mau kampanye pasti kami akan memilih lokasi yang jumlah penduduknya lebih banyak. Lagipula kepedulian atas madrasah ini jauh sudah dilakukan sebelum tahun politik,” kata pria yang akrab disapa Bang Ijeck tersebut.

Ijeck menceritakan awal mulanya dia ke Desa Pematang Lalang dan ke madrasah tersebut. Saat itu pada acara 17 Agustus Ijeck menggelat upacara 17-an di lahan mangrove Percut Sei Tuan.

“Dari upacara itu saya diberitahu ada madrasah yang kondisinya memprihatinkan. Dari situlah Yayasan Haji Anif dimana saya sebagai Ketuanya langsung tergerak untuk membantu. Dan Alhamdulillah sudah berdiri tegak dan sudah ada Masjid Al Jama’iyah-nya di sebelah madrasah ini,” kata Ijeck.

Acara serah terima diawali dengan penandatanganan prasasti madrasah oleh Musa Rajekshah dan diserahkan ke tokoh masyarakat sekaligus BKM Al Jama’iyah Pematang Lalang, Abdul Haris. Usai itu, masyarakat mengajak Ijeck berfoto bareng. (wol/ags/erm/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Gembong Curanmor di Percut Seituan “Gol”

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Penanganan Gangguan ‎Khusus (Pegasus) Sat Reskrim Polrestabes Medan meringkus gembong pencurian ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: