Breaking News
Home / Sumut / Tengku Erry Lantik Gerbang Swara Asahan, Batubara dan Tanjungbalai
WOL Photo

Tengku Erry Lantik Gerbang Swara Asahan, Batubara dan Tanjungbalai

ASAHAN, WOL – Keberadaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) seperti Gerbang Swara diharapkan dapat menjadi jembatan di antara pemerintah dan masyarakat. Sehingga program pemerintah bisa tersampaikan langsung kepada masyarakat luas.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi yang juga Ketua Dewan Pembina Gerbang Swara pada pelantikan DPW Gerbang Swara Kabupaten Asahan, Batubara dan Kota Tanjungbalai, Minggu (31/12) malam.

“Gerbang Swara ini adalah jembatan di antara pemerintah dan masyarakat. Di mana masyarakat itu banyak membutuhkan salah satu contohnya kartu Indonesia Sehat. Meski pun ada data dari BPS siapa saja penerimanya. Namun, secara kasat mata di lapangan banyak yang belum menerima itu,” papar Erry.

Lebih lanjut dikatakannya, di sinilah fungsi Gerbang Swara membantu masyarakat sekaligus bisa ikut mensukseskan program pemerintah. Sebab, banyak program pemerintah yang sebenarnya terjadi misslink (tidak tersampaikan kepada masyarakat) di situ karena tidak ada orang tengahnya. “Inilah fungsi NGO termasuk Gerbang Swara agar bisa menjembatani,” ujarnya.

Dipaparkan Erry, ketika awal tahun 2006 lalu saat baru menjabat sebagai Bupati Serdang Bedagai (Sergai), ketika itu banyak masyarakat yang meminta pembangunan di masing-masing kecamatan seperti pembangunan sekolah, puskesmas dan lainnya.

“Pada saat itu kami sampaikan, apapun yang diminta, pemerintah siap untuk membangun dengan catatan tanahnya harus disiapkan oleh masyarakat. Sehingga ada program bergandengan tangan di situ. Kemudian pemerintah pusat di tahun 2011 mengangkat pola ini dalam program PNPM yaitu pola sharring, di mana bagi kabupaten yang ingin bantuan harus ada sharring yang dilakukan,” terang Erry.

Lanjut Erry, pola yang dilakukan Gerbang Swara ini merupakan pola gerakan membangun swadaya rakyat. Seperti yang pernah dilakukannya di Sergai, pada tahun 2005 hanya ada 7 SMA, namun dengan pola sharring masyarakat menyiapkan tanahnya, dan pemerintah yang membangunnya maka di tahun 2013, jumlah sekolah menengah atas di Sergai meningkat menjadi 28 sekolah.

“Pola inilah yang harus kita gelorakan di tengah masyarakat agar pemerintah tidak jalan sendiri. Masyarakat yang membutuhkan tidak tahu kemana. Maka harus ada pihak yang mengisi misslink tersebut,” jelasnya.

Ketua DPP Gerbang Swara, Tasimin MT mengatakan, gerakan ini merupakan gerakan swadaya dari masyarakat sebagai upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam percepatan pembangunan di daerah, dengan membangun pola kemitraan.

“Gerakan ini sudah kami lakukan sejak lama, sejak tahun 2005 ketika Gubsu masih menjadi Bupati Sergai. Melalui gerakan inilah menghartarkan Sergai menjadi kabupaten pemekaran terbaik di Sumut,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Tengku Erry Nuradi juga turut memberikan santunan untuk anak yatim piatu serta menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk masyarakat Asahan. (wol/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Pj Gubsu dan Pegawai Lepas Tengku Erry dan Nurhajizah

MEDAN, Waspada.co.id – Pj Gubernur Sumatera Utara Eko Subowo bersama Sekdaprovsu Sabrina, pejabat jajaran Organisasi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: