Breaking News
Home / Sumut / Tangis Haru Tim Putri Sumut Usai Juarai Cabang Fahmil Qur’an
Foto: Waspada.co.id

Tangis Haru Tim Putri Sumut Usai Juarai Cabang Fahmil Qur’an

MEDAN, Waspada.co.id – Tim tuan rumah Provinsi Sumatera Utara akhirnya berhasil menjuarai cabang Fahmil Qur’an golongan putri pada MTQ Nasional XXVII tahun 2018 yang digelar Kamis (11/10) di aula Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. Gelar juara fahmil qur’an ini merupakan kali pertama diraih Sumut sejak perhelatan MTQN tahun 1968 dimulai di Makassar.

Sejak awal berlangsungnya lomba, tim tuan rumah Sumut yang tergabung di regu A diwakili Hilmiyah Humaidi Damanik, Shofiah Nurul Huda dan Husnatul Mulya sudah terlihat mendominasi jalannya lomba. Hampir semua soal baik beregu maupun rebutan dijawab dengan baik.

Di babak final kali ini sedikit berbeda dengan babak sebelumnya, dimana untuk soal-soal rebutan dari biasanya berjumlah 10 soal kini ditambah menjadi 12 soal. Sedangkan untuk soal beregu berjumlah 10 soal.

Dari dua babak soal, tim putri tuan rumah berhasil mengumpulkan dengan nilai 1100 dan menyisihkan dua peserta lain asal Provinsi DI.Yogyakarta di peringkat kedua dengan nilai 800 dan peserta asal Riau di peringkat ketiga dengan nilai 700.

Tangis haru ketiganya pecah, saat pertandingan sudah memasuki babak akhir dan majelis hakim pertandingan menyatakan tim putri Sumatera Utara keluar sebagai juara gologan putri untuk cabang fahmil qur’an.

Kepada media, Hilmiyah Humaidi Damanik selaku juru bicara mengucap rasa syukurnya atas kemenangan tim putri Sumut sebagai juara untuk cabang fahmil qur’an.

”Sujud syukur kami kepada Allah Subhana wata’ ala dan terima kasih yang tak ternilai kepada kedua orang tua kami, guru-guru dan pelatih kami serta dukungan masyarakat Sumatera Utara. Kemenangan ini kami persembahkan untuk anak-anak generasi muda Sumatera Utara. Mari kita bumikan al-qur’an di bumi Allah ini,” sebut Hilmiyah yang juga mahasiswi UIN Sumatera Utara.

Sementara itu Dr.Syafruddin Syam MAg, pelatih tim fahmil putri Sumut mengaku bangga dengan raihan prestasi anak didiknya yang sudah mereka persiapkan secara intensif sejak 6 bulan lalu.

“Proses itu tidak pernah mengkhianati hasil dan hasil itu adalah bagian dari proses. Semoga dengan Sumut juara ini, kita bisa memberikan energi positip kepada generasi berikutnya khususnya untuk cabang fahmil qur’an,” katanya.

Dr.Syam juga meminta Pemerintah Sumut khususnya LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawah Qur’an) untuk mempermanenkan sistem pelatihan kepada peserta-peserta MTQ dan tidak hanya sebatas karena Sumut sebagai tuan rumah.

“Ke depan kita harus tetap punya komitmen kuat untuk meneruskan pengembangan-pengembangan dan metode latihan di cabang-cabang MTQ Nasional yang dilombakan. Semoga dua tahun mendatang Sumut bisa menjadi lebih baik,” ucap Dr. Syam. (wol/data2)

Editor: Ridin

Check Also

Intel Kejatisu Amankan Perempuan DPO Terpidana Korupsi

MEDAN, Waspada.co.id – Tim intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dipimpin langsung Asintel Kejati Sumut, Leo ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: