_
Home / Sumut / Tahun 2020, Sumut Prioritas Pembangunan Perkebunan
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Tahun 2020, Sumut Prioritas Pembangunan Perkebunan

MEDAN, Waspada.co.id – Pembangunan perkebunan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) pada tahun 2020. Hal itu sesuai visi misi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk Membangun Desa dan Menata Kota.

“Prioritas pembangunan perkebunan tahun 2020 sesuai sasaran prioritas Pemprovsu dan visi misi Gubernur, dengan strategi pembangunan perkebunan yang diarahkan melalui pengembangan sarana prasarana pendukung usaha perkebunan, penguatan kelembagaan, perlindungan sumber daya, pengembangan agro industri perkebunan serta peningkatan penerapan standarisasi perkebunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), Dr Hj Sabrina, Kamis (4/4).

Saat menghadiri Forum Perangkat Daerah Penyusun Rencana Kerja Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 di Hotel Le Polonia, Sekda menyebutkan subsektor perkebunan memegang peranan penting dalam perekonomian Sumut.

Hal ini dapat dilihat dari kontribusi sektor perkebunan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provsu selama lima tahun terakhir. Rata-rata kontribusi sektor perkebunan terhadap PDRB dan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) Provsu masing-masing 11,1% dan 13,5%.

Lalu perkebunan juga menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka 37,52% tenaga kerja yang berkarya di sektor pertanian. Hal itu pun ditunjang lantaran luas lahan perkebunan yang cukup besar, mencapai 2.169.601,62 Ha.

Selanjutnya, pada tahun 2020 target yang akan dicapai adalah kontribusi dari produksi komoditas unggulan perkebunan seperti kelapa sawit, karet, kopi, kelapa, dan kakao meningkat mencapai 11,17%. Untuk mewujudkannya, dibuatlah kebijakan operasional meliputi pengembangan komoditas nasional melalui penerapan budidaya yang baik, pengembangan kawasan pertanian nasional, pengembangan perbenihan tanaman perkebunan, penguatan kelembagaan perkebunan dan pengembangan teknologi panen, pascapanen, dan pengolahan hasil.

“Semua itu dirumuskan melalui program Peningkatan Produksi, Nilai Tambah dan Daya Saing Komoditas Perkebunan,” kata Sabrina.

Melalui Peraturan Menteri Pertanian, Kepala Dinas Perkebunan Sumut, Herawati, mengatakan sudah ada penetapan kawasan strategis nasional di Sumatera Utara, yakni komoditi kopi di Humbang Hasudutan (Humbanghas), Karo, Dairi, dan Toba Samosir. (wol/aa/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Suhendra Hadikuntono, Putra Sumut dan Perekat Sabuk Nusantara

JAKARTA, Waspada.co.id – Tak semua rakyat Indonesia, apalagi pejabat negara, menyadari ada pejuang kemanusiaan bernama ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.