Breaking News
Home / Fokus Redaksi / Syamsul Arifin: Erry dan Nurhajizah Lanjutkan
WOL Photo/Ridin

Syamsul Arifin: Erry dan Nurhajizah Lanjutkan

MEDAN, WOL – Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (Gerbraksu) Sumatera Utara, menyelenggarakan acara ngombrol bersama Gubernur Sumatera Utara H Tengku Erry Nuradi didampingi Wagubsu Hj Nurhazijah, mantan Gubsu H Syamsul Arifin, tokoh masyarakat Martius Latuperisa, pengamat hukum Hamdani Harahap SH dipandu moderator Joharis Lubis.

Mantan Gubsu, H Syamsul Arifin, yang diberi kesempatan pertama memberikan sambutan mengatakan, janganlah masyarakat Sumut mencari-cari kesalahan.

“Kalau mencari-cari kesalahan dan kelemahan pasti semua lemah. Kita harusnya komunikatif, kita diajarkan Tuhan silaturrahim dengan siapa pun sehingga mari kita saling asah asih dan asuh. Tapi yang jelas kita dukunglah Tengku Erry dan Nurhajizah ini, Supaya Sumut ini bisa maju terus kedepannya. Program Erry-Nurhajizah sudah baik sehingga harus dilanjutkan,” ucapnya.

Sementara itu Gubsu, Tengku Erry Nuradi, dalam sambutannya mengatakan, acara ini sudah lama ditunggu dan dinanti-nantikannya.

“Saya ingin menjelaskan langsung kepada masyarakat, selama ini sering saya lihat kritikan di medsos. Makanya malam ini saya senang datang kemari,” ujar Tengku Erry.

Menurutnya, banyak kritik dari masyarakat yang tidak tepat dengan tupoksi. Di Sumut ini wali kota dan bupati dipilih rakyat. Kita berharap provinsi dan bupati dengan wali kota harus sinergi sehingga pembangunan dapat berkelanjutan.

“Kabupaten dan provinsi punya tupoksi masing-masing. Jalan provinsi di Medan sepanjang 3.050 Km, hanya 7 ruas jalan provinsi. Jalan-jalan desa rusak pun terkadang disalahkan gubernurnya. Apakah kesengajaan membangun opini supaya Sumut jelek atau apa,” ujar Erry.

Lanjutnya, memang ada jalan Sumut yang jelek, 2013 kondisi jalan provinsi 70 persen yang bagus selama lima tahun menjadi 95 persen, jadi setahun harus bisa dibangun 150 km.

“Harus disiapkan Rp700 miliar satu tahun, tapi anggaran Dinas Bina Marga hanya Rp400 miliar sehingga tidak baik seluruhnya, sehingga sampai saat ini jalan mantap provinsi mencapai 88 persen, ada jalan rusak 12 persen lagi,” ungkap Erry.

Begitu juga kata Erry, tentang pelayanan pablik, masih banyak yang harus diperbaiki.

“Sayakan belum dua tahun jadi Gubsu. Syukur pesawat Sumatera Utara Air Lion ini tetap bertahan dalam goncangan badai, kita masih bisa bertahan. Alhamdulillah 2015 APBD Sumut mencapai Rp7,7 triliun, 2016 APBD kita naik menjadi Rp10 triliun, dan 2017 naik lagi Rp13, 4 triliun,” jelas Erry.

Kemudian APBD Sumut yang dibahas semuanya dilakukan sudah trec dan terus dibahas, kenapa diketok 1 Desember 2017.

“Karena ada sanksi dari Mendagri baik gaji, dan lainnya tidak dibayar selama enam bulan. Begitu juga kita terima kasih kepada KPK melakukan korsupgah di Sumut. Siapapun jadi pemimpin kalau tidak merubah sistem, akan bisa terkena sistem itu juga. Mari kita jaga Sumut ini bersam-sama kalau kita ingin bersih, kita harus bersam-sama di dalamnya,” jelas Erry.

Tokoh masyarakat Martius Latuperissa, mengatakan kritik harus ada jalan keluar, yang jadi masalah semua dilempar ke kepala daerah.

“Kalau jujur kita lihat, komunikasi pemerintah dengan wakil rakyat kalau baik pasti semuanya berjalan dengan baik. Kita harus mencari jalan keluar demi pembangunan Sumatera Utara kedepannya,” pungkas Martius.(wol/rdn/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Erry Minta Masyarakat Melayu Terus Berkarya

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi berharap ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.