_
Home / Sumut / Sumut yang Agraris Tetap Jadi Prioritas
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Sumut yang Agraris Tetap Jadi Prioritas

PERBAUNGAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, membuka Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Provinsi Sumut ke IV Tahun 2019 di Desa Melati II Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (16/7).

Acara yang berlangsung hingga 19 Juli ini mengusung tema “Memantapkan Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komoditi Lokal Untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan Menuju Sumatera Utara Yang Agraris dan Bermartabat”. PEDA KTNA kali ini juga diisi berbagai acara menarik, di antaranya pameran pertanian menyajikan 52 produk daerah, rembuk kelompok KTNA, studi banding, festival seni budaya Sumut, dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Gubsu menegaskan Sumut yang agraris akan selalu menjadi prioritas utamanya, termasuk menyejahterakan kehidupan petani dan nelayan. Untuk itu, berbagai strategi saat ini sedang disusun untuk menggenjot produksi pertanian Sumut.

Salah satu caranya, memetakan produk-produk unggul tiap daerah kabupaten/kota Sumut. Misalnya, Kabupaten Langkat dan Karo fokus pada ternak sapi, Humbang Hasundutan ternak kerbau, sedangkan Batubara dan Sergai ternak domba.

“Dari ternak-ternak ini juga nantinya kita kembangkan pabrik kompos. Jadi kotorannya dimanfaatkan untuk pabrik kompos. Nah, hal-hal seperti ini yang saat ini sedang kita kembangkan. Strategi dan manajeman pertanian/peternakan yang sistematis,” ujar Edy didampingi Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi.

Sempat menyampaikan apresiasi, Edy juga menyayangkan saat ini banyak para petani dan nelayan beralih pekerjaan. Mulai banyak menjual sawah dan kebun untuk membeli kendaraan dan jadi pengendara ojek online.

“Negara kita adalah agraris dan maritim. Tak boleh kita kehabisan petani dan nelayan, ujung-ujungnya nanti kita impor semua. Kalau sudah impor, kita akan terus bergantung kepada negara lain. Kalau makan saja bergantung, bagaimana kita mau maju?!” tanya Edy.

Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumut, Dahler Lubis, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk silaturahim petani dan nelayan se-Sumut sekaligus mempertunjukkan inovasi produk pertanian kabupetan/kota Sumut.

“Selain itu, PEDA ini juga menjadi bentuk persiapan kita untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) XVI tahun 2020 di Padang. Semoga nantinya kontingen Sumut akan menjadi kontingen yang memperoleh penghargaan di acara Penas,” ucap Dahler juga Ketua Panitia PEDA KTNA.

Bupati Serdang Bedagai, Soekirman, mengaku merasa terhormat daerahnya bisa menjadi lokasi pelaksanaan PEDA. Pembukaan PEDA ditandai pemukulan gong oleh Gubsu yang dilanjutkan peninjauan beberapa stan produk pertanian serta pemberian penghargaan maupun kepada petani dan nelayan. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Masyarakat Antusias Dengar Tausyiah UAS

MEDAN, Waspada.co.id – Ribuan warga Kota Medan dan sekitarnya memadati Masjid Agung Medan, Selasa (20/8). ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.