_
Home / Sumut / Sumut Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Riset
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Sumut Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Riset

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, menerima kunjungan Wakil Duta Besar lnggris dan Timor Leste, Rob Fenn, di ruang kerjanya, Kamis (21/3). Kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan kerja sama Pemerintah Inggris dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

Adapun rencana kerja sama terutama dalam bidang pendidikan dan riset, termasuk menjajaki bidang investasi, teknologi, dan lingkungan. Disebutkan, industri, pariwisata, dan pendidikan merupakan fokus utama Pemprovsu di era kepemimpinan Edy Rahmayadi dan dirinya.

Wagub yang akrab disapa Ijeck ini berharap kerja sama bidang pendidikan, ke depannya akan banyak memunculkan minat mahasiswa Indonesia, khususnya Sumatera Utara (Sumut), mengecap pendidikan di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

“Karena selama ini banyak minat warga kita untuk sekolah di Inggris, tapi kebanyakan dari golongan ekonomi menengah ke atas. Makanya, Pemerintah Provinsi Sumut berkeinginan pelajar yang terkendala biaya bisa dibantu untuk memperoleh pendidikan terbaik,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Ijeck juga menyambut baik kerja sama yang telah dilakukan di bidang pendidikan dan riset melalui program Newton Fund. Newton Fund merupakan dana bantuan pemerintah lnggris untuk kemitraan UK-Indonesia Science & Technology Partnership, yang diharapkan memberikan dampak nyata dalam perekonomian dan sosial.

Dua penelitian yang dibiayai Pemerintah Inggris, yakni Riset Peningkatan Produksi Padi di bawah Kemitraan Kemenristekdikti dan British Council, penelitinya adalah Dr Irda Safni (dosen USU). Satu lagi penelitian tentang Riset Ekosistem Hutan Bakau di Bawah Kemitraan DIPI/LPDP dan UK Research and Innovation diteliti oleh Dr Mohammad Basyuni (USU) bersama Dr Peter Bunting (Aberystwyth University) dengan dana riset Rp11,5 miliar.

“Bila penelitianya sudah selesai, nantinya saya berencana menjadikan hutan mangrove di Langkat menjadi ekowisata untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Sumut. Sebab, untuk mencapai target satu juta kunjungan, diperlukan peningkatan penunjang objek wisata serta pelayanan yang baik,” tambah Ijeck.

Kepada Wagubsu, Rob Fenn menyanjung ragam potensi yang selama ini dimiliki oleh Sumatera Utara. Fenn meyakini melalui potensi yang gemilang tentu banyak kesempatan kerja sama yang dapat digali.

“Dengan potensi yang gemilang dari Sumatera Utara, banyak kesempatan yang bisa kita gali untuk kerja sama yang lebih erat. Saya berharap Inggris dapat membangun lebih banyak kolaborasi dengan Sumut serta berkontribusi untuk pembangunan ekonomi dan kemakmuran masyarakat,” ujar Fenn. (wol/aa/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

DPRD Medan Menilai Sistem Zonasi PPDB Belum Layak Diterapkan

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi II DPRD Medan, HT Bahrumsyah, meminta Pemerintah Kota Medan melakukan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: