Home / Sumut / Sofyan Tan Ingatkan Ada 23,4 Persen Mahasiswa Terpapar Paham Radikalisme
WOL Photo

Sofyan Tan Ingatkan Ada 23,4 Persen Mahasiswa Terpapar Paham Radikalisme

LUBUKPAKAM, Waspada.co.id -Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan mengingatkan pentingnya memahami 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara yakni Pancasila UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika secara implementatif. Sebab ada 23,4% mahasiswa di perguruan tinggi yang telah terpapar paham radikalisme.

“Survei terakhir terhadap perguruan tinggi ternama, ada 23,4% mahasiswa yang terpapar paham radikal,” ungkap Sofyan Tan dalam Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara yakni Pancasila UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Perguruan Methodist Lubukpakam, Jalan Cik Di Tiro, Deliserdang, Selasa (5/6).

Seperti diketahui, survei yang dimaksud adalah dilakukan oleh Mata Air Foundation dan Alvara Research Center yang dirilis pada akhir 2017 lalu. Data survei tersebut juga digunakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) saat paparan di DPR RI beberapa waktu lalu.

“Paham radikal yang dimaksud adalah sikap yang tidak bisa mentoleransi perbedaan suku, agama dan ras. Setiap yang berbeda dengan keyakinan dan pandangan dianggap musuh meskipun itu dari orang yang beragama sama dengannya. Jadi ini bukan soal agama, tapi soal pandangan yang sudah tidak sesuai lagi dengan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Ketika mahasiswa sudah terpapar paham radikal, maka regenerasi akan terancam. Sebab mahasiswa adalah generasi penerus calon pemimpin bangsa.

“Sehingga penting bagi saya untuk melakukan sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara sejak di tingkat SMA. Agar punya modal pemahaman berbangsa dan bernegara yang kuat saat masuk perguruan tinggi,” ucap Anggota Komisi X DPR RI itu.

Ancaman terhadap terorisme sesungguhnya akan terus ada. Persoalannya bukan karena agama, karena dalam setiap agama tidak ada satu pun yang mengajarkan kebencian. Terorisme sesungguhnya ingin menghancurkan Indonesia sebagai negara kaya dan punya potensi besar menjadi bangsa yang kuat.

Begitupun segala ancaman tersebut tidak akan bisa memecah belah bangsa. Karena Indonesia punya 4 pilar berbangsa dan bernegara yang kuat. Pancasila lahir bukan sekedar dari pemikiran Bung Karno. Tapi hasil dari perundingan semua tokoh nasionalis dan tokoh lintas agama. Sehingga tetap kuat dijadikan sebagai ideologi bangsa.

“Karena itu penting bagi semua orang untuk menghayati dan mengimplementasikan Pancasila,”pungkasnya.(wol/Eko/data1)
Editor; RIDIN

 

Check Also

Proses Akuisisi Pertagas Terus Berjalan

MEDAN, Waspada.co.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (“PGN”) terus melaksanakan komitmennya untuk menyelesaikan proses ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: