Breaking News
Home / Sumut / Semangat Baru JR Saragih, Percantik Danau Toba Melalui Wisata Sejarah
WOL Photo
WOL Photo

Semangat Baru JR Saragih, Percantik Danau Toba Melalui Wisata Sejarah

SIMALUNGUN, WOL – Selain fokus pada pembangunan jalan, Bupati Simalungun JR Saragih bakal melakukan gebrakan semangat baru Sumatera Utara di masa pemerintahannya termasuk mempercantik Danau Toba.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun Resman H Saragih menuturkan, di tahun 2017 melalui kinerja JR Saragih akan melakukan perubahan pada destinasi wisata ternama di Sumatera Utara yakni Danau Toba. Perubahan ini pun juga sesuai amanat Presiden Jokowi dalam mengembangkan 10 destinasi prioritas di Indonesia, salah satunya Danau Toba.

“Untuk melakukan perubahan pada Danau Toba yang berada di wilayah Kabupaten Simalungun, maka dana yang dikeluarkan sebesar Rp40 miliar. Ketika dana dari APBD turun maka langsung dikerjakan, terlebih pembenahan di Danau Toba ini harus selesai hingga akhir 2017,” ujarnya di Simalungun, Kamis (15/2).

Diakuinya, dana Rp40 miliar akan dibagi menjadi dua bagian. Di mana, untuk bagian yang pertama adalah pembangunan sarana pariwisata di Danau Toba yang ada di wilayah Kabupaten Simalungun. Pembangunan ini akan menghabiskan sekira 80 persen, sedangkan 20 persen digunakan untuk pembenahan yang ada di sekitaran Danau Toba.

“Ada beberapa titik yang akan dibenahi, pertama kita akan membangun taman bermain. Letaknya akan berada persis di depan Hotel Atsari yang ada di Parapat. Kemudian, pembenahan kedua bakal dilakukan di Pantai Kasih di Parapat. Pantai di Tigaraja juga akan dipercantik baik dari segi penataan yang sudah ada termasuk di bagian pasirnya. Selanjutnya, melakukan pembenahan di shelter-shelter (tempat istirahat-red) khususnya di Tigaras,” paparnya lagi.

Guna menambah daya tarik wisatawan lebih banyak, pihak pemerintahan Kabupaten Simalungun melalui tangan dingin JR Saragih akan membangun Dermaga Marina sehingga wisatawan yang datang ke Danau Toba bukan saja dari Simalungun saja.
JR-Saragih-Toba2
“Selain taman, di sekitar penginapan yang ada di Parapat akan kami bangun Dermaga Marina sehingga memudahkan wisatawan yang datang dari Samosir, Tobasa, Dairi, hingga Tarutung dengan mudah menikmati Danau Toba,” tegasnya.

Untuk memperindah Danau Toba, pemerintah Kabupaten Simalungun bakal membangun tempat wisata terbaru yang diperuntukkan buat anak-anak. Letaknya berada di Kelurahan Girsang, untuk luasnya tempat wisata terbaru ini akan berada di atas lahan tanah 14 heltar. Di tempat wisata yang baru ini akan memiliki camping ground, wisata edukasi, wisata air hingga kolam renang sekaligus.

Wisata Sejarah
Pemerintah Kabupaten Simalungun juga akan melakukan perubahan terhadap makam raja-raja yang ada di Kabupaten Simalungun. Di mana, terdapat tujuh makam raja sehingga nantinya akan menjadi daya tarik wisata baru buat wisatawan sebelum menuju ke Danau Toba.

Ada pun tujuh makan raja di Simalungun yakni di Kecamatan Raya makam Raja Tn Rondahaim Saragih Garingging, di Kecamatan Panombeian Panei Makam Raja Pane Tn Bosar Sumalam Purba Dasuha, di Kecamatan Purba makam Raja Purba Pakpak, di Kecamatan Silimakuta makam raja Girsang, di Kecamatan Dolok Silou makam Raja Purba Tambak dan di Bengkalis Provinsi Riau makam raja Sangnaualuh Damanik, dan terakhir di Kecamatan Tanah Jawa terdapat makam Raja Tanoh Jawa marga Sinaga.

Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan pembenahan sarana dan prasarana di Toba Simalungun bakal melibatkan para tokoh masyarakat adat, pelaku pariwisata. Hal ini dimaksudkan agar wisatawan bisa nyaman berwisata.

“Tahun 2017 ini kita terus bergerak cepat untuk mendatangkan wisatawan lebih banyak khususnya ke Toba Simalungun. Apalagi, dalam melakukan pembenahan di Danau Toba bukan saja pekerjaan Kabupaten Simalungun melainkan terdapat beberapa kabupaten lainnya. Kenapa saya melakukan pembenahan di Danau Toba? Karena saya ingin menjadikan wisatawan lebih lama saat datang ke Danau Toba melalui Kabupaten Simalungun,” paparnya lagi.

JR Saragih menambahkan ini akan memperkaya kuliner khas Sumatera Utara untuk disuguhkan di kawasan Danau Toba, selain itu faktor kebersihan menjadi perhatian utama dalam melakukan pembenahan di destinasi wisata prioritas tersebut.

“Destinasi wisata harus bersih dan itu tidak ada toleransi lagi, karena bagi saya kebersihan sangat penting. Kekayaan Sumatera Utara juga harus terlihat di Danau Toba mulai dari kuliner, souvenir, hingga budaya seperti tari-tarian serta pakaian adat harus ditampilkan,” pungkas JR Saragih. (wol/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

WOL Photo/lihavez

Kejatisu Diminta Usut Dugaan Korupsi JR Saragih

MEDAN, WOL – Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumut, berunjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.