Newsticker
WOL / Sumut / Seleksi Beasiswa ke AS Akan Prioritaskan Siswa Berprestasi yang Kurang Mampu
WOL Photo
WOL Photo

Seleksi Beasiswa ke AS Akan Prioritaskan Siswa Berprestasi yang Kurang Mampu

MEDAN, WOL – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menyambut baik kelanjutan program kerjasama beasiswa dari San Matteo Colleges of Silicon Valley, Amerika Serikat. Tahun ini akan dilaksanakan seleksi bagi lulusan SMA sederajat di Sumut untuk mendapatkan kesempatan belajar di negeri Paman Sam.

Hal tersebut disampaikan Gubernur usai menerima kunjungan rombongan San Matteo Colleges of Sillicon Valley yang dipimpin CEO and Chancellor, Ron Galatolo.

Gubsu berharap siswa berprestasi dan kurang mampu dapat menjadi prioritas agar bisa mengenyam pendidikan di kampus terkemuka di lembah Silikon AS tersebut.Ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang dilakukan beberapa waktu lalu. Bahwa mereka memberikan beasiswa kepada siswa siswi kita di Sumut, ini momentum yang baik,” ujar Gubernur, Senin (17/4).

Dirinya menyebutkan untuk bisa mendapatkan beasiswa ini nantinya, akan ada standarisasi khusus yang disepakati antara pihak Universitas di Amerika Serikat itu dengan Pemprov Sumut. Sehingga dirinya berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaiknya. Sebab menurutnya, San Matteo Colleges merupakan kampus terkemuka di negara adidaya tersebut.

“Kita mengucapkan terimakasih atas kedatangan yang kedua kalinya ini. Jadi pada Januari (2018) nanti, sudah ada siswa siswi kita yang bersekolah (kuliah) di sana,” sebutnya.

Selain itu, Gubernur juga meyakinkan bahwa sejak tahun ini, Pemprov Sumut melalui Dinas Pendidikan membuat sistem elektronik penerimaan siswa baru. Termasuk uji kompetensi bagi kepala sekolah serta penempatan guru-guru yang kompeten. “Dengan sistem ini juga, akan ada upgrade peningkatan kualitas guru, termasuk jika memungkinkan studi banding ke Amerika,” kata Erry.

Dirinya bahkan menawarkan kepada pihak universitas tersebut untuk mengunjungi beberapa kawasan di Sumut untuk melihat potensi wisata yang indah, termasuk Danau Toba yang kini mulai menjadi perhatian dunia. “Kita juga minta apakah bisa ASN atau guru-guru belajar di sana. Untuk meningkatkan pengetahuan dari Universitas ini,” katanya.

Sementara CEO and Chancellor San Matteo Colleges of Sillicon Valley, Ron Galatolo menyampaikan pihaknya sangat menghargai kedatangan para generasi muda yang ingin belajar di universitas tersebut. Apalagi, program beasiswa dimaksudkan, juga diberikan kepada siswa siswi dari negara lainnya seperti Pakistan yang banyak menimba ilmu di kampus tersebut.

“Kami bekerjasama dengan perusahaan besar seperti Apple, Google, Yahoo, Facebook dan lainnya. Juga pengembangan bioteknologi sehingga banyak perusahaan besar yang menggantungkan peranannya kepada kamiterutama soal bioteknologi ini,” sebut Ron yang mengatakan jumlah mahasiswa yang belajar sebanyak 45 ribu orang yang terdiri dari berbagai negara termasuk dari AS sendiri.

Ron menyebutkan bahwa faktor ekonomi bukan menjadi kendala untuk bisa belajar di San Matteo Colleges. Sebab pihaknya mengedepankan kompetensi dan prestasi fair siswa sekolah. Bahkan bagi lulusan yang belum lancar berbahasa Inggris, mereka juga akan memberikan pelatihan agar bisa berbahasa Inggris dengan baik.

“Jadi ada juga komitmen kami dengan perusahaan besar tadi, jadi mahasiswa San Matteo bisa magang perusahaan bahkan untuk bekerja di sejumlah perusahaan tadi,” katanya yang menyebutkan fasilitas untuk kehidupan sehari-hari seperti tempat tinggal dan komunitas juga disiapkan di sana.

Ron juga menyampaikan bahwa syarat untuk bisa diterima di kampus tersebut melalui program beasiswa, selain prestasi dan kompetensi, yakni usia diatas 16 tahun, lulus SMA, menjawab tiga pertanyaan spesifik yang ditentukan pihak Universitas atau Komite yang nantinya akan dibentuk antara San Matteo Colleges bersama Pemprov Sumut.

“Syarat yang selanjutnya adalah surat rekomendasi kepada siswa yang akan sekolah. Jadi nanti ada aplikasi khusus untuk mendaftar,” sebutnya. Dirinya menekankan bahwa beasiswa ini diberikan dalam rangka mendukung atau memperbesar akses pemerataan pendidikan. (wol/data2)

Editor: Agus Utama

Baca Juga

Wapres AS Mike Pence berbincang di beranda Istana Merdeka bersama Presiden Indonesia Joko Widodo (Foto: Reuters)

Kunjungan ke Indonesia Sangat Berkesan bagi Wapres AS

  JAKARTA – Barisan anak-anak berpakaian adat menyambut kedatangan Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.