Home / Sumut / Selama 2017 Kunjungan Wisman di Sumut Meningkat 14,06 Persen
WOL Photo/Ega Ibra
WOL Photo/Ega Ibra

Selama 2017 Kunjungan Wisman di Sumut Meningkat 14,06 Persen

MEDAN, WOL – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Utara (Sumut) sepanjang Januari hingga November 2017 mencapai 233.483 kunjungan, meningkat 14,06 persen dari periode 2016 sebanyak 204.693 kunjungan. Namun data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut tersebut tidak memasukkan Bandara Internasional Silangit, Tapanuli Utara sebagai pintu masuk.

Berdasarkan data disampaikan BPS Sumut, Selasa (2/1), jumlah wisman ke Sumut selama November 2017 mencapai 24.497 kunjungan, naik 12,64 persen dibanding Oktober 2017 yang mencapai 21.749 kunjungan. Begitu juga jika dibandingkan bulan yang sama 2016, mengalami kenaikan 3,58 persen dari 23.650 kunjungan.

“Kenaikan jumlah wisman pada November 2017 dibandingkan bulan sebelumnya terjadi pada pintu masuk Bandar Internasional Kualanamu sebesar 14,06 persen dari 19.876 (Oktober) menjadi 22.670 kunjungan (November) dan melalui pintu masuk Pelabuhan Laut Tanjung Balai Asahan sebesar 11,56 persen dari 320 (Oktober) menjadi 357 orang pada November 2017. Sementara melalui pintu masuk Pelabuhan Laut Belawan turun sebesar 5,34 persen dari 1553 di Oktober menjadi 1470 bulan berikutnya,” kata Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi.

Sedangkan disinggung soal pintu masuk Internasional Bandara Silangit Taput lanjut Suhaimi, belum tercatat karena baru saja diresmikan serta belum memiliki kelengkapan imigrasi. Sehingga menurutnya, fasilitas penunjang akses wisatawan yang diresmikan pada akhir Oktober lalu itu, belum dapat dianggap sebagai pintu masuk wisman ke Sumut.

“Bagi kami yang paling utama, tercatat di imigrasi,” ujarnya.

Pun begitu, Suhaimi berkeyakinan bahwa, belum dimasukkannya Bandara Silangit sebagai pintu masuk wisman di Sumut, tidak mempengaruhi data jumlah kunjungan yang mereka susun. Dirinya beralasan bahwa untuk menghitung jumlah wisman, bukan dengan mencatat semua wisman yang masuk tetapi melalui survey khusus.

“Kalau Silangit, November belum ada (pencatatan kunjungan Wisman), mudah-mudahan di Desember sudah tercatat,” sebutnya.

Selain itu juga, dirinya menyebutkan pihaknya akan memasukkan Bandara Silangit sebagai pintu masuk wisman ke Sumut. Namun diakuinya, pihak imigrasi belum memberitahukan kedatangan wisman melalui bandara di kawasan Danau Toba tersebut.

Menurutnya lagi, wisman yang masuk dalam perhitungan mereka adalah yang langsung datang ke Sumut dari luar negeri, bukan yang datang dari daerah (provinsi) lain sebelum ke Sumut. Padahal diketahui, bandara Silangit sudah resmi disinggahi penerbangan internasional rute Singapura-Silangit.

Menanggapi itu, Executive General Manager Bandara Internasional Silangit, Eri Branliantoro membenarkan catatan tersebut. Karena itu, dirinya memastikan bahwa bandara yang memiliki landasan pacu 2.650 m x 45 m tersebut sudah memiliki berbagai kelengkapan yang dibutuhkan dalam statusnya sebagai bandara internasional, termasuk keimigrasian.

“Bandara yang sudah berstatus internasional atau memiliki penerbangan internasional, sudah pasti memiliki imigrasi, bea cukai dan karantina.”

Dirinya pun mengaku heran, mengapa bandara ke-13 yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II (Persero) itu belum dianggap sebagai pintu masuk kedatangan wisman ke Sumut, mengingat Silangit yang berada di kawasan Danau Toba, merupakan akses transportasi mempermudah wisatawan berkunjung ke danau supervolcano itu.

Untuk diketahui bahwa, sepanjang November 2017, wisman asal Malaysia masih menjadi pengunjung terbanyak dengan 12.729 orang atau 51,96% dari total wisman yang berkunjung ke Sumut.( wol/data1)

Check Also

WOL Photo

Wagubsu Apresiasi Pasis Seskoal

MEDAN, WOL – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Brigjen (Purn)  Hj Nurhajizah Marpaung  mengapresiasi dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.