Breaking News
Home / Sumut / Satpol PP Pemprovsu Sukses Tarik PAD dari Penunggak Pajak Rp2,5 Miliar
WOL Photo
WOL Photo

Satpol PP Pemprovsu Sukses Tarik PAD dari Penunggak Pajak Rp2,5 Miliar

MEDAN, WOL – Di tengah keterbatasan personil aparatur sipil negara (ASN) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, terus berupaya memaksimalkan tugas pokok dan fungsinya. Salah satunya dengan melakukan penegakan peraturan daerah (Perda) di Provinsi Sumatera Utara (Provsu).

Bahkan di bawah kepemimpinan Kepala Satuan (Kasat) Dr H Asren Nasution hingga 27 Juli 2017 lalu Satpol PP Provsu berhasil menarik pajak dari penunggak wajib pajak untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,5 miliar yang merupakan penegakan Perda No 1 Tahun 2011 tentang pajak daerah.

“Mudah-mudahan di sisa waktu sekitar dua bulan ini jumlah bisa bertambah lagi. Karena memang kita menyadari betul dengan personil kita yang minim. Tapi kita tetap berupaya memaksimal mungkin dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi kita salah satunya penegakan Perda ini,” ujar Asren kepada wartawan yang hadir bersama sejumlah pejabat di lingkungan Satpol PP Provsu saat konfrensi pers di Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan Selasa (24/10).

Lebih lanjut dikatakan Asren, dalam melakukan penegakan Perda khususnya pengamanan soal pengamanan aset diakui Asren memang pihaknya kerab terbentur prihal data. Karena persoalan aset sepenuhnya menjadi tanggung jawab SKPD terkait. Makanya selama penegakan yang ada pihaknya mendapat laporan langsung dari SKPD terkait.

“Makanya salah satu program kita kedepan membentuk Sekretariat Penegakan Perda (Gakda) dan peraturan Kepala Daerah(Perkada) berupa optimalisasi PAD terpadu,” ujarnya.

 Lebih lanjut dikatakan Asren, pihaknya juga telah melaksanakan penegakan Perda No 2 Tahun 2009 tentang pengelolaan barang dan aset milik provinsi daerah diantaranya berhasil menarik empat kendaraan dinas (Randis) dan mengosongkan tiga unit rumah dinas (Rumdis) yang selama ini digunakan mantan pejabat atau pensiunan ASN. Pihaknya juga telah menfasilitasi aset Pemprovsu bermasalah berbentuk tanah sebanyak 10 bidang yang dikuasai masyarakat.

“Seperti halnya berdasarkan laporan yang kita terima dari BPKAD dan Biro umum soal pengamanan mess Provsu di Bandung yang coba dikuasai masyarakat. Kita turun berkoordinasi dengan pihak Kodim mampun kepolisian di sana. Karena memang yang kita hadapi adalah preman-preman. Termasuk pengamanan di sejumlah mess-mess seperti di Jalan Jambu Jakarta, mess di Jogya dan mess di Sumatera Utara ini. Memang kita sadari tugas Satpol PP ini tidak mudah,” ujarnya.

Selain itu, untuk memaksimalisasi peran Satpol PP ke depan pihaknya akan membentuk semacam Bataliyon Praja Wibawa, meningkatkan Kompetensi SDM dan membentuk Sekretariat PPNS penegakan disiplin ASN terpadu.

“Ke depan kita berharap akan melakukan razia terhadap ASN-ASN yang berada di luar kantor bukan urusan kantor di saat-saat jam kerja. Hal ini sudah kita sampaikan kepada Gubernur dan beliau sangat mengapresiasinya. Saya berharap peran serta media massa untuk mendorong kinerja kita dalam mewujudkan pemerintahan dan masyarakat yang tentram, aman dan teratur,” pungkasnya.(wol/rdn/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

foto: pbsi

Tanpa Cela, Kevin/Marcus Kampiun Kejuaraan Dunia

DUBAI, WOL – Ganda putra Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon merebut gelar BWF Super Series Finals ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.